masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM I Jakarta- Penanganan bencana oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat di wilayah yang berdampak dari derasnya turun hujan sambut tahun baru 2020.
Sejak Rabu malam (1/1/2020) di sejumlah permukiman penduduk di enam kecamatan terendam air banjir sedangkan dua wilayah masih terkendali yakni Kecamatan Taman Sari dan Kecamatan Tambora karna pemeliharaan drainase air cukup baik.
Ratusan warga bersama keluarga mencari tempat pengungsian lantaran rumah mereka terendam air banjir dengan ketinggian 20 cm sampai 70 cm. Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi didampingi Camat dan para Lurah dalam kerja bakti akbar bersama jajarannya mengunjungi beberapa kelurahan.
Dalam kerja bakti di lingkungan berdampak banjir seperti Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng dimulai sejak Minggu pagi (5/1/2020) hingga Jumat siang (10/1/2020) masih terlihat petugas gabungan dari berbagai unsur PPSU, SDA Kecamatan Cengkareng, Satpol PP, TNI/Polri yang dibantu alat berat dan truk dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
"Hingga hari ini di RW 011 dan RW 012 sepanjang jalan Cempaka Raya petugas gabungan masih ada untuk membersihkan sisa endapan lumpur dan sampah dari banjir" jelas Sekertaris Kelurahan Rawa Buaya Achmad Subhan,SE di kantor Lurah jalan Bojong Raya Rt 005 RW 04.
Menurut Achmad Subhan, lingkungan RW 02 yang terdiri 14 RT permukinan warga terendam akibat derasnya hujan hingga air meluber menggerus tanggul saluran PHB jebol kemudian dengan cepat air banjir masuk ke perumahan warga sekitar" paparnya.
Sementara itu Rizqi Mayesa ikut bergabung team work kerja bakti akbar di wilayah Kelurahan Rawa Buaya sebelumnya terlihat beberapa gundukan sampah dibekas area banjir, disimpulkan "Kita bisa lihat tumpukan sampah yang terbawa air banjir dan telah diangkut oleh petugas gabungan di sepanjang jalan" tegas salah satu petugas PPSU.
Ditambahkan Rizqi,"Untuk warga Jakarta tolong diingatkan kembali kepada keluarga, sahabat dan sanak family jangan membuang sampah sembarangan" ungkapnya. (# Suranto OC).



