• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dikonfirmasi Soal Kesalahan Penggajian Karyawan PT. LNK, Petugas BRI Cabang Stabat Marah: Suamiku Juga Wartawan !

    admin
    21/01/20, 19:56 WIB Last Updated 2020-01-21T13:23:55Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Binjai - Terkait adanya kesalahan dalam penggajian lebih kurang 140 karyawan Perkebunan PT. Perkebunan Langkat Nusantara Kepong (LNK Kepong) Desa Perkebunan Bekiun, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang dilakukan oleh BRI Cabang Stabat.

    Salah seorang petugas BRI Cabang Stabat marah saat dikonfirmasi, "Sekarang masalahnya apalagi, soal gaji karyawan sudah selesai, udah gak ada masalah lagi," kata salah seorang perempuan petugas BRI Cabang Stabat menjawab pertanyaan awak media, Senin (20/1) di halaman belakang kantor PT LNK Perkebunan Bekiun.

    Di tanya awak media siapa nama petugas tersebut dan apa kendala yang menyebabkan terjadinya kesalahan penggajian, petugas BRI Cabang Stabat ini pun semakin berang, "udah gak ada yang perlu ditanya lagi, suamiku juga wartawan, dan aku gak ada pakek nama," jawabnya dengan nada tinggi penuh emosi.

    Sikap yang di tunjukan oleh salah seorang petugas BRI Cabang Stabat yang terkesan tertutup dan marah saat dikonfirmasi terkait hal ini mengundang pertanyaan awak media yang melakukan liputan.

    Diketahui Pihak BRI Cabang Stabat melakukan kunjungan ke PT LNK Perkebunan Bekiun Desa Perkebunan Bekiun, Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat, pada Senin (20/1) dalam rangka melakukan klarifikasi akibat adanya kesalahan dalam penggajian kepada lebih kurang 140 Karyawan PT. LNK Perkebunan Bekiun.

    Akibat kesalahan penggajian, membuat ratusan karyawan PT LNK Kepong Bekiun merasa kecewa, karena gaji yang diterima itu hak mereka untuk kebutuhan kelangsungan hidup keluarga mereka sehari hari menjadi tersendat.

    Beberapa karyawan kepada awak media usai melakukan pertemuan dengan pihak BRI Cabang Stabat mengatakan hasil pertemuan ini kami semua besok akan melakukan penandatanganan ulang data gaji setiap masing-masing unit.

    Baru nanti dari hasil penandatangan data pihak Bank BRI akan melakukan cek ulang berapa jumlah kekurangan gaji dan kelebihan gaji karyawan yang sudah diberikan.

    Sementara Manager PT LNK Perkebunan Kepong, Dedi saat dikonfirmasi awak media hari itu juga terkait hal tersebut diruang kerjanya membenarkan adanya kejadian kesalahan dalam penggajian yang dilakukan oleh pihak BRI Cabang Stabat.

    "Pada saat di lakukannya upload data sudah sesuai dengan yang diberikan pihak PT LNK Perkebunan Bekiun, tetapi saat di Priyoll ada beberapa data yang gagal sehingga mengakibatkan terjadinya kekurangan dan kelebihan gaji karyawan dan permasalahan ini sudah selesai," terang Dedi.* (Raiyan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan