masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Kota Tanjungbalai - Seorang oknum Kepala Sekolah sementara di SD Negeri 138428, Jalan Sei Daun Kelurahan Selat Tanjung Medan Mecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, berinisial 'M alias Ebok diduga melakukan pemotongan dana BSM pada setiap siswa-siswinya.
Para orangtua siswa mengeluhkan soal ini, termasuk orangtua siswa berinisial IM dan SH yang turut dipotong dana BSMnya merasa dirugikan atas ulah Kepala Sekolah tersebut.
Menurut para orangtua siswa, Kepala Sekolah tersebut seharusnya membantu justru sebaliknya memotong dana BSM yang menjadi hak putra putrinya.
Menurut informasi yang diperoleh dari pengakuan para siswa yang telah mendapatkan bantuan BSM, uang mereka di potong setiap persiswa sekitar Rp.50.000 dan dana becak Rp.20.000, dari uang BSM yang mereka terima Rp.450.000. Di dikurangi ditotalkan Rp.70.000 persiswa. Jika dijumlahkan maka setiap siswa mengalami pemotongan Rp 70.000.
IM merupakan salah satu orang tua siswa FN yang merupakan salah satu siswa yang dana BSM nya dipotong oleh oknum kepala sekolah sementara tersebut.
Pemotongan dana BSM oleh oknum kepala sekolah ini dirasa sangat merugikan pihak siswa. Karena dana bantuan pemerintah tersebut seyogyanya akan digunakan untuk kebutuhan siswa.
Dalam masalah ini, sejumlah orangtua siswa mengharapkan dan kepada Pemerintah Mota Tanjungbalai termasuk Pemerintah Pusat untuk menindak lanjuti keluhan terkait ulah oknum kepala sekolah SDN 138428 tersebut.* (Sufrinal)



