masukkan iklan disini
Foto : Sekjen Kementerian Hukum dan HAM RI
TRIBUANANEWS.COM | Denpasar Bali - Bertempat di Gedung Pertemuan Korem 163/Wirasatya Denpasar, di hari kedua pelaksanaan pemeriksaan berkas asli dan pengukuran tinggi badan seleksi CPNS 2019 Kementerian Hukum dan HAM. Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Bambang Rantam Sariwanto didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Pejabat Tinggi Pratama, Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Pejabat Administrasi Kanwil Kemenkumham Bali melakukan monitoring verifikasi dokumen seleksi penerimaan CPNS, yakni dari pengukuran tinggi badan, verifikasi dokumen asli, dan pemberian kartu ujian kepada pelamar CPNS, Selasa (17/12).
Setelah melakukan monitoring pada masing - masing tahapan, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI juga menyempatkan memberikan pengarahan kepada pelamar CPNS Kemenkumham Bali yang sedang menunggu proses verifikasi.
Dalam arahannya, Bambang Rantam Sariwanto menghimbau kepada Pelamar CPNS agar jangan percaya kepada pihak siapapun yang memberikan janji bagi para pelamar untuk lolos menjadi CPNS. Pihaknya menegaskan seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham pada tahun 2019 ini bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
“Hal yang dapat dilakukan bagi pelamar adalah percaya dengan kemampuan serta keyakinan pada diri sendiri dan terus belajar sehingga pelamar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham ini dengan baik," tegasnya.* (Udiana)
Dalam arahannya, Bambang Rantam Sariwanto menghimbau kepada Pelamar CPNS agar jangan percaya kepada pihak siapapun yang memberikan janji bagi para pelamar untuk lolos menjadi CPNS. Pihaknya menegaskan seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham pada tahun 2019 ini bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
“Hal yang dapat dilakukan bagi pelamar adalah percaya dengan kemampuan serta keyakinan pada diri sendiri dan terus belajar sehingga pelamar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham ini dengan baik," tegasnya.* (Udiana)


