masukkan iklan disini
TRIBUNANEWS.COM l Jakarta- Perlintasan pintu rel kereta api di jalan Pangeran TB Angke Pekojan Jakarta Barat terlihat arus lalu lintas macet total, Kamis sore (19/12/2019) sekitar pukul 17 42 WIB-19 50 WIB lantaran seorang perempuan muda tertabrak KRL Jabodetabek dari arah stasiun Angke Tambora Jakarta Barat-stasiun Kampung Bandan Jakarta Utara.
Sebelum kejadian, menurut Wati (42) perempuan tersebut beberapa kali berjalan kaki di rel kereta yang bawahnya air kali item jembatan Pekojan di wajahnya terlihat murung dan sedih, dia mondar mandir disekitar rel kereta "Perempuan itu sejak siang terlihat berdiri di jalur rel KRL bawah jembatan Fly over Jembatan Lima kemudian sorenya tertabrak kereta KRL langsung meninggal di tempat kejadian" jelas warga jalan Pekojan lll.
Kepada tribuananews.com, Wati mengungkapkan, "Ketika terdengar bunyi sirine KRL Jabodetabek akan melintas sejumlah orang meneriaki minggir-miggir ada kereta lewat, namun perempuan itu tidak menghiraukan" ungkapnya.
Ditempat yang sama pria pengendara motor dari arah kantor Lurah Pekojan, Sabarudin asal Bogor Jawa Barat menjelaskan "Perempuan itu ketika KRLJabodetabek mendejati tubunya dia terlihat pasrah hingga tergilas kwreta dan nyangsang di bantaran rel yang dibawahnya air kali item Pekojan" jelas warga Kampung 1Janis RW 07 Pekojan.
Sesaat kemudian, korban diketahui dari KTP bernama Raini (38) warga Perum Casa Jardin Kedaung Kaliangke RT 007 RW 09 No.27 Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Setelah jasad Raini dievakuasi tercecer tangan sedangkan kepalanya remuk masih mengeluarkan darah.
Setelah polisi dari Polsek Tambora datang, jasad Raini langsung dibawa ke rumah sakit. Sementara Kepala Stasiun (KS) Angke Tambora usai kejadian di wilayah kerjanya yang bersangkutan tidak berada di kantornya jalan Gudang Bandung Pasar Angke. Diperoleh keterangan dari salah satu petugas Security Pamdal Stasiun Angke " Memang benar adanya perempuan ke tabrak kereta KRL Jabodetabek ke arah Jatinegara kira-kir pukul 17 30 WIB" terangya seraya enggan menyebutjan namanya. (#suranto ocong).


