• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pentingnya Mengikuti Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Para Calon Pengantin & Remaja Usia Nikah

    admin
    02/12/19, 06:12 WIB Last Updated 2019-12-01T23:12:07Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Mandailing Natal-Pada pelaksaan Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Para Calon Pengantin & Remaja Usia Nikah yang di laksanakan oleh KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Lingga Bayu di daerah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal sangat di sambut antusias. 

    Hal ini terlihat sesuai hasil pantauan TRIBRATANEWS. COM di lapangan dengan jumlah peserta yang mengikuti  bimbingan sebanyak 173 orang laki - laki dan perempuan sesuai penyampaian dari Irwansyah Budi lubis S. HI pada  minggu 01 Desembre 2019 di gedung aula Kantor Camat Lingga bayu Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara (Sumut). 

    Acara Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Para calon Pengantin (Catin) yang di laksanakan oleh KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Lingga Bayu Irwansyah Budi lubis S. HI ini di mulai pada hari sabtu 30 November 2019 sampai dengan minggu 01 Desembre 2019.

    Sesuai hasil konfirmasi TRIBATARANEWS. COM dengan KUA Kecamatan Lingga Bayu Irwansyah Budi lubis S. HI, disela - sela  acara tersebut, " Pelaksanaan ini sesuai jadwal berlangsung 4 hari, tetapi mengingat jarak tempuh dan situasi cuaca yang kurang bersahabat saat ini kalau sudah siang selalu turun  hujan maka Pelaksaan Bimbingan ini kita ada kan di dua tempat yaitu di Kecamatan Natal dan Kecamatan Lingga Bayu ", pungkas Budi. 

    Adapun penyampaian materi bimbingan yang disampai kan oleh Fahrur Rozi SH. MH KUA (Kecamatan Pakantan)sebagai pembimbing, "Penting nya mengikuti pelaksanaan Bimbingan Perkawinan  Pranikah ini oleh para calon penganti (catin) untuk mengetahui tata cara membangun sebuah mahligai berumah tangga secara atuaran yang Islami." 

    Kita juga harus kembali ketujuan nya adalah membekali calon pengantin untuk mengelola kehidupan perkawinan nya, tambah nya 

    Bimbingan perkawinan  setiap pasangan calon pengantin baik laki - laki atau pun perempuan karena mengingat tinggi nya angka pernikahan dan perceraian. 

    Di Indonesia tercatat ada 2 juta pasangan pengantin dan 365.000 pasangan yang bercerai setiap tahun nya, penyebab perceraian antara lain soal konplik berkepanjangan. 

    Oleh karena itu di dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan akan dibahas bagai mana pasangan mengelola hubungan, bagai mana memenuhi kebutuhan bersama serta bagai mana prinsip kesetaraan dan kerja sama keselingan itu muncul dalam sebuah keluarga. 

    Selain itu Subhan Syah Arifin S.Ag MH KUA (Panyabungan Utara) Pembimbing,  kepada calon pemimpin itu pun akan diberikan juga materi mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), itu di hindar kan dengan melakukan komunikasi yang lebih baik terhadap pasangan. 

    Hal ini lah yang di ajar kan kepada para calon pengantin dalam bimbingan pernikahan yakni tentang kesadaran diri dengan kebutuhan diri sendiri dan karakter pasangan, mampu mengelola dirinya sendiri dan mengelola hubungan,
    dengan demikian persiapan berkeluarga akan lebih baik.

    Adapun butir - butir materi yang di sampai kan terkait psikologi keluarga, konsep  berkeluarga dari kacamata agama, kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi setara keterampilan komunikasi.

    Kemudian mengelola konflik, mengelola kebutuhan keluarga dan persiapan mereka menjadi orang tua. *(JASUTY)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan