masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Medan - Hujan yang melanda Kota Medan sekitar satu jam, Rabu (11/12/2019) pagi, tidak saja menggenangi jalanan, tapi juga menimbulkan genangan air di dalam gedung UPT Samsat Medan Selatan yang berada di Jalan SM Raja Medan.
Akibatnya, para wajib pajak yang hendak membayar pajak kendaraannya menjadi semakin tidak nyaman berada di dalam gedung tersebut.
Hal itu disebabkan selain jenuh sudah menunggu dua jam lebih proses pengurusan pajak terhambat karena jaringan offline, para wajib pajak juga takut jatuh jika melangkah
Seperti disampaikan Muhammad Rifqi Pratama, seorang pengunjung yang hendak memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau membayar pajak kendaraan lima tahunan.
“Ya bang tadi pagi hujan sebentar. Tapi air langasung tergenang. Makin tidak nyaman di dalam ruangan ini bang. Sudah 2 jam menunggu karena jaringan terganggu. Sekarang ada genangan air, jadi kuatir melangkah, bisa jatuh kalau tidak hati-hati,” ujarnya kepada Tribuananews.com.
Hal senada disampaikan Rico, yang akan mengurus Bea Balik Nama (BBN) sepeda motor miliknya.
“Iya bang, makin gak menyenangkan di sini bang. Udah nunggu kita sekitar 2 jam karena komputer terganggu, macam pajak (pasar-red) kantor ini bang, ada genangan airnya,” sebutnya
Pantauan Tribuanannews.com di lokasi, air menggenangi lantai setinggi dua centimeter sehingga para wajib pajak harus ekstra hati-hati untuk melangkah.
Menurut petugas UPT Samsat Medan Selatan bermarga Siregar, peristiwa tersebut merupakan kejadian pertama terjadi. “Mungkin ini akibat tumpahan air hujan dari gedung sebelah yang sedang dalam tahap pembangunan,” ungkapnya. (Sudrajad Suandra)


