masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Palu – Pembangunan sarana dan prasarana unit air baku yang berada di Dusun Lambolo Desa Ganda-Ganda Kolonedale, Kab. Morowali Utara, hingga saat ini belum tuntas, pasalnya batas waktu pembangunan tersebut hanya tinggal 30 Desember 2019. Namun proyek tersebut baru rampung 75 persen.
Proyek air baku yang di motori oleh Balai Kementerian PU BWS 111 wilayah Sulawesi Tengah yang bersumber dari Anggaran APBN T/A 2019 dengan paguh anggaran 15 miliar lebih, yang proyek tersebut di kerjakan oleh PT. Atira Inti Karya selaku kontraktor pelaksana lapangan.
Ditemui awak media ini pada Senin, (17/11) 2019, SR selaku rekanan progres pekerjaan air baku tersebut menuturkan yang mana pekerjaan sempat terhenti 2 bulan lamanya di karenakan penggusuran jalan di lokasi proyek, jalan tersebut notabene milik masyarakat Dusun V Lambolo.
Akibat pengusuran area yang akan dibangun jaringan air baku, masyarakat melakukan aksi pemblokiran jalan dengan tuntutan ganti rugi lahan tersebut.
“Bisa jadi pekerjaan ini menyebrang tahun, tapi kan ada waktu 50 hari diberikan untuk bisa memacu pekerjaan ini, adapun resiko membayar denda jika pekerjaan dengan waktu yang telah ditentukan,” ucap SR.
Lanjut saat di konfirmasi pada satuan kerja (satker) Irigasi dan air baku melalui telpon seluler enggan berkomentar banyak.
‘Kalau secara teknis dan mekanisme masih ada PPK saya yang lebih tau progresnya seperti apa dan bagaimana kegiatan di lapangan, untuk sementara masih menunggu kalau PPK masih ada kegiatan di Jakarta nanti berkoordinasi kembali,’ ucap Satker.* [gus]


