TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Ratusan Nasabah Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) mulai pukul. 07.00 WIB serbu Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Karang Baru guna migrasi buku Rekening sesuai intruksi pihak manajemen Bank BSI.
Intruksi tersebut berlaku mulai Tanggal 7-30 Juni 2021 sesuai diberlakukannya migrasi buku Rekening dari BRIS ke BSI yang sudah mulai diberlakukan.
Pantauan langsung media Tribuananews.com dilokasi KCP-BSI Karang Baru pelayanan yang dibetikan pihak manajemen Bank sangat baik kepada Nasabah termasuk kelengkapan Administrasi sebagai syarat migrasi buku Rekening seperti foto copy buku Rekening, ATM, dan KTP secara gratis dilayani langsung oleh karyawan Bank.
Menurut Amiruddin, Nasabah migrasi warga seputaran Karang Baru mengatakan, pelayanan yabg diberikan pihak Bank sangat sesuai Standar Operasional Prosudur (SOP) yang berlaku terkait pelayanan Nasabah.
"Kami merasa nyaman dan tenang dalam mengikuti ptoses migrasi buku Rekening kami dari BRIS ke BSI agar memudahkan dalam melakukan transaksi keuangan dalam buku tabungan," ujar Amiruddin, Rabu (9/6).
Ranmawati, Nasabah BRIS warga seputar Kota Kualasimpang saat dimintai keterangannya oleh awak media Tribuananews.com membenarkan terkait proses migrasi buku Rekening BRIS ke BSI mulai Tanggal 7-30 Juni 2021.
"Saya pengguna aktif transaksi keuangan sistem Bank, karena saya salah seorang pedagang tingkat menengah ke bawah. Maka saya harus cepat mrlakukan proses migrasi agar transaksi keuangan tidak terhambat," kata Rahmawati.
Terkait pelayanan pihak Bank BSI KCP Karang Baru, menurut Rajmawayi sudah sangat baik dan memenuhi SOP pelayanan bagi Nasabah, disamping wajib melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes).
Salah seorang Karyawan BSI KCP Karang Baru tidak menyebut namanya karena terlihat sangat sibuk melayani Nasabah mengatakan, proses migrasi diberlakukan mulai 7-30 Juni 2021 kepada semua Nasabah yang datang melakukan proses migrasi buku Rekening.
"Yang kita proses adalah untuk aktivasi transaksi melalui buku Rekening dan ATM agar serelah migrasi segera dapat dipergunakan kembali transaksi ATM dan buku Rekening Bank milinya. Untuk sistem Aplikasi lainnya seperti salah satunya mobile Banking setelah proses migrasi ini selesai," jelasnya.
Ia menambahkan, bagi yang melakukan Registrasi sistem seperti Mobile Banking tetap dilayani oleh pihak petugas Bank seperti biasanya. Atau silahkan berkonsultasi saat proses migrasi dilakukan oleh oetugas yang melayani Nasabah.
"Kami tetap menjaga SOP pelayanan Nasabah yang menjadi landasan kami dalam menjalankan tugas kami sebagai karyawan perbankan. Meskipun banyak paea Nasabah yang berdatangan, Prokes tetap dikedepankan sesuai peraturan yang berlaku," tuturnya.*
Editor : Syahrudin AP


