• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Terima Info Harga TBS Turun di PKS, Ketua DPD-Apkasindo-P Sidak ke Pabrik

    23/05/21, 00:27 WIB Last Updated 2021-05-22T18:39:34Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Ketua DPD-Apkasindo-P Nagan Raya Ali Sahbana, BBg saat Sidak di PT KIM Tadu Raya bersama Adik Maneger Petusahaan tersebut


    TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Perjuangan (DPD-Apkasindo-P) Kabupaten Nagan Raya Ali Sahbana, BBg beserta Humas didampingi media Inspeksi dadakan (Sidak) ke lokasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT KIM dikawasan Tadu Raya dan PT Ensem Lestari dikawasan Darul Makmur.


    Pantauan langsung media Tribuananews.com, Sidak tersebut dilakukan sesuai laporan dari para masyarakat petani kelapa sawit bahwa ada PKS yang menurunkan harga Tandan Buah Segar (TBS) Rp. 20,- dan ada PKS terkesan menjajah petani.


    Ketua DPD-Apkasindo-P Nagan Raya Ali Sahbana, BBg melalui juru bicara (Jubir) nya Ibnu Sinar mengatakan, di PT Karisma Iskandar Muda (KIM) Tadu Raya ternyata harga dibayar perusahaan kepada pemegang Surat Pengantar (SP) Rp. 1.700,-/kilo gram (kg), di PT Ensem Lestari disinyalir enggan menyampaikan harga.


    "Saya minta terkait pembelian TBS baik pihak Perusahaan maupun pemegang SP dan pengumpul agar tidak terkesan berusaha menginjak dan menjajah petani dari segi harga pembelian TBS rakyat. Jika dugaan praktik-praktik perdagangan TBS hanya berfikir menguntungkan diri sendiri saja, maka akan berhadapan dengan Apkasindo-P," tegas Ibnu Sinar, Sabtu (22/5).


    Sementara di lokasi PT Ensem Lestari Darul Makmur dihadapan Tim Apkasindo-P, sambungnya Pemegang SP perusahaan membayar kepada pengumpul Rp. 1.650,-/kg TBS. Berarti laporan petani kelapa sawit kepada pihak Apkasindo-P benar bahwa harga di PT Ensem masih rendah alias masih terjadi dugaan permainan harga. Info dari salah seorang manajemen PKS PT Ensem pihaknya mrmbeli Rp. 1.680,-/ kg TBS.

    "Dari pantauan DPD-Apkasindo-P di PT Ensem pihak pemegang SP mengambil Rp.30,-/kg TBS kepada pengumpul, berarti disinyalir harga beli dibayar kepada petani kelapa sawit dibawah harga tersebut. Info terakhir kami peroleh jnyuk besok Minggu (23/5/2021) di PT Ensem turun ke angka Rp. 1.630,-/ kg TBS," katanya.


    DPD-Apkasindo-P menegaskan kepada para pihak yang terlibat dalam pembelian TBS petani/rakyat agar tidak terkesan semena-mena kepada petani sehingga petani/rakyat tidak akan mampu bangkit perekonomiannya.


    "Khusus kepada oknum pemegang SP di PT KIM agar tidak terlalu tinggi lakukan pemotongan harga TBS rakyat, jangan terlalu memikirkan kepentingan pribadi, tetapi rakyat petani terkesan diperlakukan sewenang-wenang," pintanya.


    Manajemen PT KIM melalui Humasnya Muktaruddin berikan penjelasan terkait harga TBS ditempatnya sebenarnya masih tetap Rp. 1.700,-/ kg TBS dibayar kepada pemegang SP + komisi Rp.20,-/ kg untuk pasokan 1.000 ton/bulan.


    "Barang kali penurunan harga beli TBS rakyat yang diterima info oleh Apkasindo-P Nagan Raya diduga terjadi ditingkat pemegang SP. Informasi yang kami peroleh ada oknum pemegang SP yang melakukan pemotongan terlalu tinggi dari harga TBS dari pabrik kepada petani/rakyat," ujar Muktaruddin.

    Tim DPD-Apkasindo-P Nagan Raya saat bersama Manajemen PT Ensem Lestari dikantor Manejer perusahaan tersebut


    Muktaruddin berharap sebenarnya pasokan TBS ke Pabrik agar dilakukan dibawah kendali satu atap saja, agar semuanya dapat termonitor dengan baik, sehingga tidak terjadi tudingan seolah-olah pihak pabrik yang turunkan harga.


    Humas DPD-Apkasindo-P Nagan Raya Teuku Ansari Ahmad terkait laporan penurunan harga TBS rakyat dibeberapa PKS mengatakan, pada prinsipnya PKS belum taat terhadap peraturan ditetapkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh.


    "Di PT KIM pembayaran kepada pengumpul oleh pemegang SP seputar Alue Gani Rp. 1.680,-/ kg TBS, sementara informasi yang kami terima ada oknum pemegang SP yang membayar kepada pengumpul Rp. 1.660,-/ kg TBS. Ini tidak bisa dibiarkan perilaku seperti ini," terang Teuku Ansari Ahmad.


    PT Ensem Lestari, tambahnya ada kesan masih tertutup terkait harga TBS, bahkan pihak perusahaan hanya menyampaikan kerugiannya saja, sementara untungnya tidak mereka bahas. 


    "Intinya, di PT Ensem Lestari kami menduga tidak jelas dalam mengikuti peraturan ditetapkan Pemerintah Aceh alias diduga tertutup terkait harga beli TBS rakyat, jika mereka membeli TBS dari pengumpul rendah, apalagi harga diterima petani" tudingnya.


    Menurut Ari Nugroho salaku salah satu manajemen PT Ensem Lestari mengatakan, pihaknya bayar TBS Rp.1.680,-/ kg kepada pemegang SP,


    Di PT Ensem Lestari Darul Makmur, pantauan awak media ini terkesan tertutup terkait harga TBS. Pihak manajemen PT Ensem saat Tim DPD-Apkasindo-P meminta keterangan terkait harga beli TBS dari petani diduga simpang siur dalam berikan penjelasan, bahkan Ari Nugroho dikatakan selaku Manejer terkesan grogi kepada Tim Apkasindo-P dan media.


    Tidak ada penjelasan detil terkait alasan kenapa pihak PT Ensem Lestari tidak mengikuti harga ditetapkan oleh Pemerintah sesuai aturan Regulasi yang berlaku.


    Dua Manejer PT Ensem Lestari malah terkesan saling lempar dalam memberi informasi harga, mereka mengatakan harga di PT Ensem Lestari urusan kantor Medan.


    Editor     : Syahrudin AP

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan