TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Pemerintah Desa (Pemdes) Pantoen Bayam dalam hal ini Keuchik Samssuddin, S. Sos membantah pemberitaan salah satu media online Acehhebat.com terkait tudingan penebangan kayu ilegal logging dikawasan Dusun Agoi Desa Pantoen Bayam Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya pada Sabtu (1/5).
Media online Acehhebat.com dalam hal ini diduga telah salah sebut lokasi ilegal logging seperti dalam isi beritanya, "Ada Oknum Tebang Kayu ilegal loging puluhan kubik di daerah Agoi Desa Panteun Bayam Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, sebut media tersebut.
Menurut Samsussuddin, S. Sos selaku Keuchik Desa Panton Bayam kepada media Tribuananews.com, semua itu tidak benar berlokasi di Desa Panton Bayam Dusun Agoi seperti disebutkan dalam berita tersebut.
"Menanggapi berita dari media Acehhebat.com 1 Mei 2021, terkait ada oknum tebang kayu loging di Desa Panton Bayam Kecamatan Beutong itu tidak benar kalau kejadian tersebut dalam Desa kami," sebut Keuchik Samsuddin akrab disapa Keuchik Din, Minggu (2/5) via pesan WhatsAppnya.
Jadi mengenai adanya foto excavator parkir dekat tumpukan kayu-kayu tersebut, sebaiknya para pihak bisa konsultasikan langsung pada instansi terkait.
"Harapan kami kepada awak media mohon untuk mengklarifikasi terlebih dahulu kepada kami Pemdes tentang pencatutan nama Desa Desa kami," tegasnya.
Ditempat terpisah, Nasruddin Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin saat dimintai pendapatnya terkait pemberitaan tersebut mengatakan, memang seorang wartawan menulis pemberitaan atas dasar sumber yang diperoleh, tetapi wajib mengedepankan kode etik penulisan sesuai Regulasi.
"Benar yang disampaikan Keuchik Samsuddin, dalam isi berita tersebut terkesan pencatutan nama Desa tanpa klarifikasi kepada pihak Pemdes setempat. Menurut saya itu terkesan melanggar kode etik," ujar Nasruddin.
Setelah membaca dan menelaah isi redaksional berita tersebut, dapat dianalisis, oknum wartawan yang menulis berita tersebut disinyalir tidak profesional dan kurang memahami kode etik jurnalistik.
"Saya berharap kepada pihak Manajemen dan Pimpinan Redaksi Acehhebat.com sebagai saran dan masukan, agar mengevaluasi wartawan yang menulis pemberitaan tersebut, salah itu dapat menimbulkan sengketa pemberitaan. Semua itu juga demi nama baik perusahaan media Acehhebat.com," harapnya.
Satu hal lagi, nilai Nasruddin pemberitaan tersebut tidak memiliki tuan sebagai pelapor berita, hanya berkode bintang saja. Seharusnya paling tidak ada kode nama jurnalis yang melaporkan.
"Menurut saya ketahui sepertinya ada indikasi dugaan penulis berita tersbut sengaja menyembunyikan identitasnya secara kode etik alias terkesan kurang bertanggung jawab. Saya menduga oknum wartawan ini tidak mengetahui ilmu tentang jurnalistik," jelas Nasruddin.
Editor : Syahrudin AP

