TRIBUANANEWS.COM | Bogor - Kendati terbilang baru dalam usaha perdagangan telur ayam negeri lokal, namun Lapak Telur Mitra Kandang sudah bagikan door prize Lebaran Idul Fitri 1442 H dengan hadiah utama 1 peti telur ayam negeri sebanyak 15 kg, hadiah kedua 10 kg dan hadiah ketiga 5 kg.
Menurut owner Mitra Kandang, Bachtiar door prize akan di undi langsung pada hari Minggu, 9 Mei 2021, pukul. 15.30 Wib di Lapak Telur Mitra Kandang yang berlokasi di depan pintu gerbang Perum Pesona Palad, Desa Cikahuripan Klapanunggal Kabupaten Bogor.
"Lapak telur mitra kandang baru berdiri pada Februari 2021, ya baru sekitar tiga bulan. Sebagai wujud kebersamaan dalam menciptakan hubungan yang baik antara mitra kandang dengan pelanggannya tentu kita perlu membuat event berbagi rezeki, walau tidak seberapa paling tidak ada wujud kepedulian dari kami. Sementara untuk lebaran Idul Fitri tahun ini kami baru bisa bagikan door prize berupa telur, Insya Allah jika panjang umur dan ada rezekinya tahun depan kita bisa bagikan yang lebih dari sekarang," jelas Bachtiar kepada Tribuananews.com, Minggu (2/5/2021).
Menurut owner Lapak Telur Mitra Kandang yang juga pemilik dari media cetak dan online Tribuananews, dalam waktu dekat akan mengembangkan usaha lapak telurnya menjadi agen dan akan merambah keseluruh pasar yang ada di Bekasi dan Bogor.
"Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mengembangkan usaha telur ini yang semula hanya lapak pengecer menjadi agen, tentunya dengan jumlah supplai yang besar, sehingga bisa memberikan harga murah kepada konsumen," terang Bachtiar.
Selain itu, lanjut Bachtiar, pihaknya juga akan membuka peluang usaha bagi siapapun yang berminat untuk membuka sub agen telur dengan sistem bagi hasil.
"Kami akan membuka peluang kerjasama keagenan dengan siapapun yang berminat membuka lapak dengan sistem bagi hasil. Gak usah bingung mikirin modalnya dari mana yang penting utamakan kejujuran, kemauan dan siap kerja keras, kami akan berikan modal dalam bentuk barang (telur-red)," jelasnya.
Pria yang dikenal hobi dalam dunia usaha perdagangan ini, belakangan juga diketahui sedang mendirikan budidaya jamur tiram di Desa Cikahuripan bersama kelompok tani binaannya.
"Iya benar sekali, tujuan saya hanya satu saya tidak ingin membuang sisa waktu yang Allah berikan dengan sia sia. Sisa waktu ini harus saya manfaatkan sebaik baiknya untuk berdikari dan berkarya ya paling tidak saya penuhi semua waktu yang luang dengan kegiatan usaha, apapun itu yang penting halal," tegasnya.
Berdasarkan pantauan Tribuananews.com sudah terlalu banyak usaha yang ditangani pria kelahiran Jakarta ini, lalu bagaimana cara dia mengatur waktu untuk itu semua.
"Kegiatan saya memang padat, tapi tidak menyita waktu berlebihan. Untuk pengelolaan media cetak dan online kan sudah ada staff dan wartawan saya yang menjalani, saya hanya mengontrol dan mengawasi saja setiap berita yang wartawan saya posting. Begitupun untuk tata usaha iklan juga sudah ada yang menanganinya. Semua berjalan aman terkendali" ujarnya.
Soal pengelolaan usaha telur, terang Bachtiar, untuk saat ini sudah saya limpahkan pada putra saya untuk menanganinya dan Alhamdulillah juga berjalan. Sementara untuk budidaya jamur yang baru akan dirintis ini juga kan dikelola secara bersama dengan anggota kelompok tani, jadi ya gak ada masalah.
"Insya Allah semua akan berjalan lancar walau pun ada kendala masih dalam batas wajar dan bisa diatasi," pungkasnya.*
Laporan : Syahrudin. AP


