TRIBUANANEWS.COM | Langkat - Jembatan yang baru saja di bangun beberapa tahun lalu di Desa Perhiasan Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat semasa kepemimpinan Bupati Ngogesa Sitepu, namun banyak besi pengikat jembatan tersebut hilang.
Dari data yang dihimpun awak media dilokasi jembatan, ada beberapa besi pengikat di jembatan tersebut yang hilang diduga ada yang mencurinya, termasuk karet dibawah jembatan terlihat ada bekas bakaran dan berwarna hitam.
Kepala Desa Perhiasan Irhamsyah ( Iir ) saat di konfirmasi awak media ini, Kamis ( 20/5 ) terkait banyaknya besi jembatan yang hilang mengatakan "Saya kepala Desa Perhiasan sudah melaporkan atas hilangnya besi - besi jembatan ke pihak Pemerintah Kecamatan oleh Camat Selesai dan akan diteruskan ke pihak Dinas PUPR di Langkat agar segera di tindak lanjuti.
Menindak lanjuti kejadian tersebut, awak media langsung melakukan konfirmasi kepada Plt Kadis PUPR Langkat Drs. H. Muliono, M.Si dikantornya, Senin (24/5/2021).
Menurut Muliono, pihaknya telah perintahkan staf yang membidangi jembatan untuk melakukan cek ke lokasi jembatan di Desa Perhiasan pada akhir minggu kemaren.
"Masalah ini terkait aset Negara, yaitu aset Pemkab Langkat, kita data dulu bang semuanya, besi apa saja yang hilang dan berapa nilai kerugian yang ditaksir," ucap Kadis.
Masih menurut Plt Kadis PUPR Langkat, "Rencana hari ini Senin (24/5/2021) akan saya tanda tangani surat perintah kepada staf agar membuat laporan secara resmi ke Polres Binjai".
"Hari ini bang insya Allah akan dilaporkan secara resmi ke Polres Binjai", ucap Muliono.
Sementar itu, di hari yang sama, Senin (24/5) malam sekitar pukul 21.00 Wib awak media mencoba konfirmasi Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Via telpon gengam apakah pihak PUPR Langkat sudah ada membuat laporan atas banyaknya besi jembatan di Desa Perhiasan yang hilang di curi. Menurut Kasat, "Sampai saat ini belum ada pelaporan dari pihak PUPR Langkat yang melapor," cetusnya singkat.*
Laporan : Raiyan


