TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPD-Apkasindo) Kabupaten Nagan Raya Yuslan Adam berjanji akan lakukan monitoring harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kabupaten setempat terkait maraknya perbincangan publik tentang adanya indikasi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) nakal beli dengan harga dibawah standar.
Hal tersebut disampaikannya terkait maraknya keluhan petani Kelapa Sawit di Nagan Raya dengan kondisi harga TBS Kelapa Sawit terkesan dibawah harga standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah beddampak pada krisis ekonlmi bagi masyarakat khususnya petani Kelapa Sawit dibawah naungan Apkasindo.
"Saya berjanji akan meninjau kembali harga TBS Kelapa Sawit yang dibeli dilapangan terkesan membuat petanì resah dan mengeluh, Apkasindo dalam hal ini tetap memperjuangkan kepentingan petani Kelapa Sawit dibanding pengusaha, baik itu Pabrik maupun pedagang penampung TBS," ujar Yuslan Adam, Jum'at (23/4).
Diharapkan kepada petani Kelapa Sawit agar tidak terprovokasi dengan keadaan ini, dimana situasi ini disinyalir dapat dimanfaatkan untuk kepentingan para pihak yang diindikasi mengendarai issu ini.
"Kami akan mengevaluasi kembali terhadap semua yang sedang terjadi selama ini dengan indikasi dugaan permainan harga TBS Kelapa Sawit rakyat (petani). Kita akan cari jalan keluarnya dan berkomitmen memperjuangkan harga TBS agar sesuai standar," tuturnya.*
Editor : Syahrudin AP

