• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dari DAK 2020, Sentra IKM di Desa Jono Tak Kunjung Difungsikan

    16/04/21, 05:07 WIB Last Updated 2021-04-15T22:07:50Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Sigi - Pembangunan gedung produksi meubel kayu dan rotan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) furniture di Desa Jono Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi patut dipertanyakan. 


    Diketahui revitalisasi gedung produksi di dalam sentra IKM meubel yang menelan anggaran   sebesar Rp 4.453.676.000 yang bersumber dari APBD 2020 itu, hingga saat ini tak kunjung difungsikan.


    Menurut Kades Jono, Hazrianto adapun pembangunan gedung sentra IKM meubel tersebut berasal dari pengajuan yang kami buat, olehnya itu kita bersyukur dapat terealisasi bantuan pembangunannya dari Kementerian Perindustrian RI melalui Dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Sigi agar dapat meningkatkan taraf perekonomian di Desa Jono dan masyarakat Sigi pada umumnya.


    Namun, menurut dia ada kendala pada dudukan instalasi mesin, yang seharusnya sudah terpasang baut pengancing guna menganulir getaran pada mesin saat di jalankan. 


    "Seharusnya dalam awal pekerjaan itu dilibatkan kita, karena terkait permintaan melalui proposal dari kita yang tau persis untuk semua kebutuhan dan peruntukannya," ujar Hazrianto. 


    Dia berharap agar ada anggaran untuk perbaikan tempat dudukan instalasi mesin tersebut yang nantinya posisinya sudah berurutan sesuai dengan fungsinya serta  standar yang ditelah ditentukan.


    "Harapannya agar dinas terkait pada pembangunan produksi meubel kayu dan rotan yang ada di Jono ini agar segera bisa difungsikan penggunaannya," ungkapnya.


    Sementara itu dikonfirmasi pada kepala bidang perindustrian Kabupaten Sigi Diah SeftiaRina, S,STP. M.AP menjelaskan pembangunan gedung produksi sentra IKM dari DAK 2020 lalu merupakan program Kementerian Perindustrian RI yang ditujukan ke pemerintah Kabupaten Sigi, untuk pelaksaannya sendiri sebenarnya tidak memenuhi kendala yang berarti.Cuman dalam hal ini belum ada acara peresmiannya. 


    Menurut Diah, untuk kontruksi bangunannya sudah sesuai standar perencanaan yang harus dipenuhi.


    "Jadi kalau berbicara kedudukan pada alat, Pak Kades tidak dalam posisi untuk memberikan penjelasan terkait itu karena sudah ada tim teknis dan konsultan perencanaannya yang lebih kompoten," ungkapnya, Rabu (14/4/2021).


    Kemungkinan kedepan, apabila dilakukan lagi penambahan pada instalasi ataupun komponen lainnya kami akan mengusulkan kembali anggaran ke pusat, dan sampai dengan ini kita berterima kasih kepada kementerian atau lembaga terkait yang sudah memberikan sumbangsi sebesar ini kepada pemerintah Kabupaten Sigi.


    "Untuk bangunan itu sudah cukup sesuai. Jadi misalnya itu alat sudah dimanfaatkan secara continue oleh masyarakat, saya rasa tidak diragukan lagi bahwa dari semua kontruksi dengan kapasitas pada pabrik itu sudah sangat sesuai dengan perencanaannya, hanya saja nantinya kita akan tambahkan agar lebih bagus lagi," ujarnya.


    Untuk itu kata Diah, masyarakat Sigi sudah bisa manfaatkan bantuan tersebut, hanya saja kita belum mengatur regulasi untuk pemanfaatannya.


    Sementara itu, PPK pada proyek sentra IKM Desa Jono, Ridwan menambahkan secara kontruksi yang dikerjakan itu memang sudah sesuai dengan desain perencanaanya. Adapun yang dudukan pada mesin memang belum ada didalam perencanaan kemarin.


    "Yang rencana dari ibu kabid karena itu masalahnya, jadi InsyaAllah dianggarkan lagi untuk penambahan instalasi pada dudukan mesin tersebut," jelasnya.*


    Laporan : Agus

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan