• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Cikal Bakal Kampung Jamur Di Desa Cikahuripan, Pemred Tribuananews Berikan Penyuluhan

    18/04/21, 16:26 WIB Last Updated 2021-04-18T09:31:16Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Mursali Bachtiar, Pemimpin Redaksi Tribuananews saat memberikan penyuluhan budidaya jamur tiram di Perum Pesona Palad Desa Cikahuripan, kecamatan Klapanunggal kabupaten Bogor, Minggu (18/4/2021).

    TRIBUANANEWS.COM | Bogor - Pandemi Covid-19 yang masih melanda khususnya di Indonesia bukan alasan bagi kita untuk berhenti berkarya maupun berkreatifitas dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

    Seperti yang disampaikan Mursali Bachtiar Pemimpin Redaksi (Pemred) Media Online dan Cetak Tribuananews pada saat menjadi penyuluh budidaya jamur tiram di Perum Pesona Palad Rw 12 Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor pada, Minggu (18/4/2021).

    H. Makmur Nurhendi mantan kepala desa Cikahuripan saat memberikan sambutan dalam penyuluhan budidaya jamur tiram di Perum Pesona Palad.

    "Pandemi Covid-19 bukan alasan bagi kita untuk berhenti berkarya dan berkreatifitas dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kita harus tetap semangat karena usaha mengais rezeki saat ini bisa kita lakukan dari rumah, seperti melakukan budidaya jamur tiram ini," kata pria yang akrab disapa Bachtiar saat memberikan penyuluhan kepada beberapa orang warga di perumahan tersebut.

    Ketua Rw 12 Perum Pesona Palad, Abdul Manan saat memberikan sambutan dalam penyuluhan budidaya jamur tiram di Perum Pesona Palad.

    Penyuluhan budidaya jamur tiram yang dihadiri mantan kepala desa Cikahuripan Makmur Nurhendi, Ketua Rw 12 Perum Pesona Palad Abdul Manan, Kepala Dusun XI, dan Pengurus Karang Taruna Desa Cikahuripan, serta sekitar 15 orang warga ini tampak mematuhi protokol kesehatan, yakni mengenakan masker dan menjaga jarak duduk.

    Peserta penyuluhan budidaya jamur tiram tampak mematuhi protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak duduk.

    Menurut Bachtiar, Desa Cikahuripan dengan jumlah penduduk saat ini 14 ribu jiwa menjadi kawasan  yang strategis untuk pemasaran. 

    "Pemasaran jamur tiram ini bisa dilakukan dengan tiga cara, pertama secara konvensional penjualan door to door ke warga, kedua dengan cara online agar tidak ketinggalan kemajuan jaman dan yang ketiga mengolah jamur tiram menjadi produk makanan olahan seperti jamur crispy," ujarnya.

    Pemimpin Redaksi Tribuananews yang juga sebagai pemprakarsa dan penyuluh budidaya jamur tiram di Desa Cikahuripan ini beropsesi ingin menjadikan Desa Cikahuripan sebagai salah satu kampung jamur di Kabupaten Bogor.

    "Perekonomian masyarakat desa harus bangkit dan dimulai dari kita dengan membudidayakan jamur tiram sebagai ladang perekonomian masyarakat. Caranya bisa dengan kelola individu perorangan maupun membentuk kelompok usaha tani," cetus Bachtiar.

    Sebagai cikal bakal terbentuknya kampung jamur di Desa Cikahuripan, Ia dan beberapa orang warga yang hadir dalam penyuluhan tersebut akan mendirikan induk rumah jamur sebagai sentra percontohan budidaya di tanah fasum Perum Pesona Palad.

    "Saya sangat berterima kasih kepada Ketua Rw 12 Perum Pesona Palad Bapak Abdul Manan yang sangat merespon positif dan mendukung terwujudnya proyek pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha tani ini," ungkap Bachtiar.

    Sementara itu, mantan kepala desa Cikahuripan Makmur Nurhendi dalam sambutan pada penyuluhan budidaya jamur tiram tersebut mengatakan sangat mengapresiasi gagasan Bachtiar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    Dirinya menyarankan agar membuat legalitas domisili usaha dari kantor desa Cikahuripan agar tercatat secara resmi sebagai salah satu usaha yang di miliki masyarakat.

    "Ini sangat prosfektif dan harus didukung, segera saja membuat legalitas domisili usaha ke kantor desa agar secara resmi tercatat sebagai salah satu usaha pemberdayaan masyarakat. Kelak jika diajukan anggaran dalam Musrenbang dapat terakomodir," jelas Makmur.

    Hal senada juga diungkapkan Ketua Rw 12, Abdul Manan, dirinya sangat mendukung rencana budidaya jamur tiram ini. Ia mengatakan untuk lahan yang lebih luas bisa memanfaatkan lahan fasilitas umum di perumahan Pesona Palad.

    "Di perum Pesona Palad kita masih punya lahan fasum yang kosong tentunya bisa dimanfaatkan bagi kegiatan usaha masyarakat seperti membangun rumah induk bagi budidaya jamur tiram yang akan dikelola oleh masyarakat ini," tandasnya.

    Sementara itu diakhir penyuluhannya, Bachtiar menyampaikan bahwa selain sebagai pemprakarsa budidaya jamur tiram Ia juga siap membantu pemasaran dari hasil panen jamur tersebut nanti.

    "Insya Allah kita sudah ada pengepul yang siap menampung hasil panen jamur ini nanti," pungkasnya.*

    Laporan : Hotma 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan