![]() |
| DR. Akbar Marzuki Tahya |
TRIBUANANEWS.COM | Palu - Universitas Tadulako (Untad) melalui Fakultas Peternakan dan Perikanan saat ini tengah menyusun visi misi program studi Akuakultur dan termasuk tujuan program studi kedepan.
Hal ini disampaikan koordinator program studi Akuakultur Universitas Tadulako DR. Akbar Marzuki Tahya usai kegiatan semiloka di Hotel Best Western Plus Palu, Kamis (7/4/2021).
"Karena sementara kita dalam hal tahap penetapan kurikulum dan itu harus melalui proses, kemudian kita menyusun kembali kurikulum jurusan Budidaya (Akuakultur)," ungkapnya pada Tribuananews.
Ia menjelaskan, sebagai program studi yang mana diamanatkan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, kita akan implementasikan walaupun sekarang sudah ada implementasi terkait program merdeka belajar dan kampus merdeka.
Nantinya, lanjut dia, kurikulum baru ini akan banyak mengimplementasikan itu, jadi mahasiswa kita dimasa depan sudah bisa menentukan passion mereka. Misalnya mau menjadi engineer dibidang Akuakultur mereka tidak lagi kuliah diprogram studi asalnya tersebut, akan tetapi bisa mengambil kuliah di keteknikkan.
"Olehnya, program studi ini sangat fleksibel, semisal dikasi 3 semester kesempatan mereka mengambil di teknik walaupun program studi Akuakultur atau pun mereka mengambil ke ilmu sosial, hukum terkait perikanan Akuakultur dan kebijakan sektor Akuakultur, perikanan indonesia secara umum maupun secara internasional itu bisa mereka ambil kuliah tergantung passionnya dia," terangnya.
Karena, lanjut Akbar, kita lihat dinamika seperti saat ini banyak sekali lulusan kita atau alumni kita mereka justru bekerja bukan di bidang Akuakulturnya akan tetapi mereka bekerja di bidang NJO, atau LSM bidang Akuakultur.
"Jadi program studi itu tidak lagi membatasi dirinya kesatu teritori, memang bidangnya tetap profesional di bidang itu tetapi mereka akan lebih terbuka, dan lebih fleksibel," jelasnya.
Ditambahkannya, kalau di Untad sendiri kita berada di fakultas peternakan dan perikanan, yang mana fakultas peternakan dan perikanan ini ada departemennya Akuakultur, dibawah jurusan Akuakultur ini ada program studi Akuakulturnya.
"Sementara ini juga pengembangan pada program studi ilmu kelautan, seperti dibeberapa universitas yang sudah maju sebenarnya kita itu dibawah fakultas kelautan dan perikanan," terangnya.
Tetapi, lanjut dia, kalau di Untad karena kita masih gabung di fakultas peternakan dan perikanan yang masuk di jurusan Akuakultur, nantinya kalau berkembang ini jurusan menjadi jurusan perikanan program studinya Akuakultur, program studi manajemen sumber daya perikanan, sosial ekonomi perikanan dan teknologi hasil perikanan atau pemamfaatan sumberdaya perikanan.
"Saat ini dengan jumlah sekitar 500 mahasiswa program studi Akuakultur yang aktif, dan tiap tahun penerimaan mahasiswa baru dengan kuota terbagi beberapa jalur mencapai 200 mahasiswa pertahunnya," tutupnya.*
Laporan : Agus

