• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Hj. Uri. L.D Malimpo: Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan Muslimat NU di Provinsi Maluku

    30/03/21, 22:18 WIB Last Updated 2021-03-30T15:20:34Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    Dra, Uri. Ld. Malimpo, M.Pd.I, dalam konfrensi pers di dampingi oleh pengurus diantaranya Sekretaris wilayah Zakiah Latuconsina, S.Ag, Bendahara Nur Aini Lapiah, S.Pd dan beberapa pengurus lainnya.

     

    TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Pernyataan sikap yang di sampaikan oleh pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku bahwa Muslimat NU di Provinsi Maluku hanya satu tidak ada dualisme dalam kepemimpinan Muslimat, sebagai mana dalam pidato ketua umum PP Muslimat NU saat Perayaan hari lahirnya Muslimat NU ke 75.

     

    Hal ini di ungkapkan oleh Ketua Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku Dra. Hj. Uri. L.D. Malimpo, M.Pd.I, kepada awak media disela sela perayaan Harlah Muslimat NU ke 75, di Manise Hotel Kota Ambon, Senin. 29 Maret 2021.

      

    Menurut Uri, jika ada pihak-pihak yang menamakan dirinya sebagai pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku, itu tidak benar dan bisa disebut ilegal, yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan dalam organisasi perempuan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama sebagai anak kandung dari Nahdlatul Ulama di Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku.

     

    Kepemimpinan Muslimat NU Provinsi Maluku yang ada dan memiliki legal formal berdasarkan Hasil Musyawarah Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku dan terpilih Dra. Hj. Uri. Ld. Malimpo, M.Pd.I sebagai ketua wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku dan Sekretaris Wilayah Zakiah Latuconsina, S.Pd dan berdasarkan Surat Keputusan PP. Muslimat NU, nomor : 0154/SK/PPMNU/IX/2020, Tentang Susunan Pengurus Muslimat NU Provinsi Maluku, masa bakti 2020-2025.

     

    “Kemudian Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat NU tentang susunan pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku di tanda tangani oleh Ketua Umum PP Muslimat NU, Hj. Khofifah Indar Parawansa dan Sekretaris Umum, drg. Hj. Ulfah Mushfufah. MKM. dan AD/ART Muslimat NU yang di serahkan kepada kami saat di berikan SK tersebut, untuk itu sikap Muslimat NU Provinsi Maluku hanya satu dan hanya satu,” jelasnya.

     

    Dra, Uri. Ld. Malimpo, M.Pd.I, dalam konfrensi pers di dampingi oleh pengurus diantaranya Sekretaris wilayah Zakiah Latuconsina, S.Ag, Bendahara Nur Aini Lapiah, S.Pd dan beberapa pengurus lainnya.

     

    Uri juga menyampaikan bahwa di hari lahir Muslimat NU kali ini dilaksanakan tidak semeriah tahun sebelumnya. Hal ini di akibatkan adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan perayaan kali ini dilaksanakan melalui Virtual Zoom Online oleh PP Muslimat NU dan diikuti oleh seluruh kaum perempuan Jam'iyyah Nahdlatul ulama di seluruh Indonesia, khususnya Muslimat NU.

     

    Dan kita di Maluku pun ikut melaksanakan acara Harlah Muslimat NU ke 75 yang baru saja selesai.

     

    “Semoga yang kita lakukan diseluruh Indonesia hari ini untuk mengenang kembali sejarah para pendahulu kita Khususnya Perempuan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama di saat memperjuangkan hak perempuan untuk membentuk satu kesatuan dan persatuan Bangsa dikalangan Perempuan Indonesia yang kemudian di beri nama Muslimat NU,” ucapnya.

     

    Hadir dalam Harlah Muslimat NU ke 75, yang di laksanakan oleh Muslimat NU Provinsi Maluku, adalah Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn) Drs. H. Murad Ismail, yang diwakili oleh Asisten I Kantor Gubernur Maluku,  Drs. Mohammad Saleh Thio, Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Drs. H. Jamaluddin Bugis, mewakili Pangdam XVI Patimura, mewakili Kapolda Maluku, Unsur Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku, Para tokoh Agama dan hadir juga Ketua Wilayah Aisyah Provinsi Maluku Irma Betaubun, S.Pi, Ketua Wilayah Fatayat NU Maluku, Habiba Pelu, S.Pi, M.Si, yang didampingi oleh Sekretarisnya Ida UN Ambon.

     

    “Muslimat NU Provinsi Maluku berkomitmen untuk selalu bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten/kota dalam rangka mendukung kebijakan Program Pemerintah yang di laksanakan di Daerah dan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan Perempuan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama  Provinsi Maluku, juga memberikan apresiasi dan dukungan moral terhadap Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Irjen. Pol (Purn) Drs. H. Murad Ismail sebagai Gubernur Maluku,” pungkasnya.*

     

    Laporan : Ajid Tomagola

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan