![]() |
Dra, Uri. Ld. Malimpo, M.Pd.I, dalam konfrensi pers di dampingi oleh pengurus diantaranya Sekretaris wilayah Zakiah Latuconsina, S.Ag, Bendahara Nur Aini Lapiah, S.Pd dan beberapa pengurus lainnya.
|
Hal ini di ungkapkan oleh Ketua Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku Dra. Hj. Uri. L.D. Malimpo, M.Pd.I, kepada awak media disela sela perayaan Harlah Muslimat NU ke 75, di Manise Hotel Kota Ambon, Senin. 29 Maret 2021.
Menurut Uri, jika ada pihak-pihak yang menamakan dirinya
sebagai pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku, itu tidak benar dan bisa
disebut ilegal, yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan dalam
organisasi perempuan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama sebagai anak kandung dari
Nahdlatul Ulama di Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku.
Kepemimpinan Muslimat NU Provinsi Maluku yang ada dan memiliki legal formal berdasarkan Hasil Musyawarah Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku dan terpilih Dra. Hj. Uri. Ld. Malimpo, M.Pd.I sebagai ketua wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku dan Sekretaris Wilayah Zakiah Latuconsina, S.Pd dan berdasarkan Surat Keputusan PP. Muslimat NU, nomor : 0154/SK/PPMNU/IX/2020, Tentang Susunan Pengurus Muslimat NU Provinsi Maluku, masa bakti 2020-2025.
“Kemudian Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat NU
tentang susunan pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Maluku di tanda tangani oleh
Ketua Umum PP Muslimat NU, Hj. Khofifah Indar Parawansa dan Sekretaris Umum, drg.
Hj. Ulfah Mushfufah. MKM. dan AD/ART Muslimat NU yang di serahkan kepada kami
saat di berikan SK tersebut, untuk itu sikap Muslimat NU Provinsi Maluku hanya
satu dan hanya satu,” jelasnya.
Dra, Uri. Ld. Malimpo, M.Pd.I, dalam konfrensi pers di dampingi oleh pengurus diantaranya Sekretaris wilayah Zakiah Latuconsina, S.Ag, Bendahara Nur Aini Lapiah, S.Pd dan beberapa pengurus lainnya.
Uri juga menyampaikan bahwa di hari lahir Muslimat NU kali ini dilaksanakan tidak semeriah tahun sebelumnya. Hal ini di akibatkan adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan perayaan kali ini dilaksanakan melalui Virtual Zoom Online oleh PP Muslimat NU dan diikuti oleh seluruh kaum perempuan Jam'iyyah Nahdlatul ulama di seluruh Indonesia, khususnya Muslimat NU.
Dan kita di Maluku pun ikut melaksanakan acara Harlah
Muslimat NU ke 75 yang baru saja selesai.
“Semoga yang kita lakukan diseluruh Indonesia hari ini
untuk mengenang kembali sejarah para pendahulu kita Khususnya Perempuan
Jam'iyyah Nahdlatul Ulama di saat memperjuangkan hak perempuan untuk membentuk
satu kesatuan dan persatuan Bangsa dikalangan Perempuan Indonesia yang kemudian
di beri nama Muslimat NU,” ucapnya.
Hadir dalam Harlah Muslimat NU ke 75, yang di laksanakan oleh Muslimat NU Provinsi Maluku, adalah Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn) Drs. H. Murad Ismail, yang diwakili oleh Asisten I Kantor Gubernur Maluku, Drs. Mohammad Saleh Thio, Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Drs. H. Jamaluddin Bugis, mewakili Pangdam XVI Patimura, mewakili Kapolda Maluku, Unsur Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku, Para tokoh Agama dan hadir juga Ketua Wilayah Aisyah Provinsi Maluku Irma Betaubun, S.Pi, Ketua Wilayah Fatayat NU Maluku, Habiba Pelu, S.Pi, M.Si, yang didampingi oleh Sekretarisnya Ida UN Ambon.
“Muslimat NU Provinsi Maluku berkomitmen untuk selalu
bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten/kota dalam rangka mendukung kebijakan
Program Pemerintah yang di laksanakan di Daerah dan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan
Perempuan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama
Provinsi Maluku, juga memberikan apresiasi dan dukungan moral terhadap
Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Irjen. Pol (Purn) Drs. H. Murad
Ismail sebagai Gubernur Maluku,” pungkasnya.*
Laporan : Ajid Tomagola

