• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Giliran Pemdes Babah Krueng Ucapkan Terima kasih Kepada Mahasiswa KPM-STIMI Meulaboh

    24/03/21, 11:58 WIB Last Updated 2021-03-24T04:58:49Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    M. Asih Is (photo) Keuchik Desa Babah Krueng Beutong


    TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Setelah Pemdes Blang Seumot, kini giliran Pemerintah Desa (Pemdes) Babah Krueng Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya ucapkan terima kasih atas pengabdian dilaķsanakan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Meulaboh.


    Mahasiswa STMI Meulaboh Aceh Barat telah selesai melaksanakan salah satu syarat untuk memperoleh kesarjanaannya dengan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) salah satunya di Desa Babah Krueng Kemukiman Seumot Kecamatan Beutong selama 1(satu) bulan, mulai 22 Februari-22 Maret 2021.


    Keuchik Desa Babah Krueng M. Asih Is saat diwawancarai media Tribuananews.com mengatakan, Desa Babah Krueng sangat terasa tersentuh dengan adanya pengabdian Mahasiswa KPM dari STIMI Meulaboh.


    "Meskipun masih muda dalam usia tetapi mereka sangat menyentuh hati masyarakat terutama bimbingan mereka kepada anak-anak Desa kami. Saya atas nama masyarakat dan khususnya Pemdes Babah Krueng mengucapkan terima kasih tiada hingga kepada mereka", ucap Keuchik M. Asih Is, Selasa (23/3).


    Atas nama masyarakat, Pemdes Babah Krueng, lanjutnya sangat berharap agar para Mahasiswa KPM asal STIMI Meulaboh tetap menjalin hubungan silaturrahmi dengan Desa Babah Krueng.


    "Kami do'akan semoga mereka meraih gelar Sarjana yang mereka cita-citakan dan perjuangkan selama ini. Desa Babah Krueng selalu terbuka kepada mereka karena sudah kami anggap seperti keluarga sendiri", harapnya.


    Mewakili masyarakat Desa Babah Krueng , Keuchik M. Asih Is menyampaikan permohonan maaf kepada para Mahasiswa KPM asal STIMI Meulaboh penempatan di Desa Babah Krueng selama melaksanakan pengabdiannya.


    "Sebagai manusia biasa tidak terlepas dari kekurangan, keterbatasan, serta kealpaan dalam melayani maupun interaksi sosial sehari-hari. Kami mohon agar mendapatkan kemaafan agar tidak menjadi sangkutan bathin bagi kita semua", pintanya.*


    Editor    : Syahrudin AP

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan