TRIBUANANEWS.COM | Sigi - Komplotan pencuri meteran air (Water meter) kian meresahkan warga penghuni Huntap Desa Pombewe, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi yang mana sasaranya meteran yang berada diluar rumah.
Diketahui alat ini sangat penting untuk mengetahui penggunaan air setiap harinya.
Salah satu penghuni Huntap blok X inisial (AK) mengaku sudah ada ratusan water meter yang diambil pelaku dengan menyasar huntap yang belum ditempati.
"Padahal pemasangan meteran air itu baru sebulan yang disiapkan oleh penyedia, jadi sekarang sudah banyak yang melapor kehilangan," ungkapnya.
Hal yang sama disampaikan Sukasno warga Blok E yang baru pindah ke hunian tetap bantuan yayasan Budha Tzu Chi, yang sebelumnya sudah tidak melihat meteran didepan rumahnya.
Adapun kata dia selain diblok E, blok I dan F juga rata diambil pencuri meteran beserta kran airnya.
"Ada sebagian warga yang belum hilang meterannya dikarenakan belum mengeluarkan air dilepas dari sambungan lalu disimpan didalam rumah untuk mengantisipasi incaran para pelaku," ujarnya kemarin pada Tribuananews.
Ia berharap ada perhatian dari penyedia untuk dapat mengantikan kembali meteran yang hilang tersebut.
Sementara Dicky, PM Utama Sarana Sakti membenarkan informasi kehilangan ratusan meteran air yang sudah terpasang dibeberapa blok.
"Dari pihak kontraktor sudah memasang semua, nyatanya hilang dan para warga melapornya kesini. Yang seharusnya mereka laporkan ke instansi terkait yang mana kami cuma penyedia bangunan fisiknya saja," tandasnya.
Karena lanjut dia dari segi pengamanan kami ada empat satpam, tapi yang khusus diruang lingkup pada kerjanya masing-masing.*
Laporan : Agus

