masukkan iklan disini
![]() |
| Gambar ilustrasi |
TRIBUANANEWS.COM | Jember - Apa jadinya jika seorang suami nekat berpoligami dengan cara nikah siri tanpa sepengetahuan istrinya yang sah.
Seperti yang dilakukan seorang suami berinisial EY warga Dusun Krajan Rt 01 Rw 05 Desa Klompangan Kecamatan Ajung Kabupaten Jember.
EY yang sudah memiliki istri sah berinisial AM (41) nekat menikah lagi dengan wanita idaman lain berinisial F warga Jalan Hayam Wuruk X111/85, Rt 01 Rw 011, Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.
Menurut AM istri sah EY, saat dikonfirmasi awak media pada, Kamis (04/2/2021) mengatakan, "Saya tidak menyangka kalau suami saya akan berbuat hal ini mas, tapi apa boleh buat saya sudah kadung tersakiti ternyata dia pergi dari rumah tidak pulang - pulang ternyata sudah beristri dengan menikah secara siri taapa seijin dan sepengetahuan saya," jelasnya.
"Saya sebagai istri sahnya tidak terima diperlakukan seperti ini, maka saya akan melaporkan kasus ini dan akan saya tuntut secara hukum suami dan istri sirinya itu. Saya sudah melimpakan perkara ini dan menguasakan kepada lembaga bantuan hukum (LBH Peta) Jember," tuturnya.
Sementara itu, menurut keterangan dari pengurus Rw dan warga sekitar yang turut diundang oleh F dan EY saat melakukan akat nikah dirumahnya membenarkan bahwa telah terjadi akad nikah di rumah F.
"Ya mas saya sebagai Rw sangat kecewa dengan adanya hal ini karena ini merusak citra nama baik lingkungan yang mana sekitar 3 minggu kemarin dirumah F telah terjadi akad nikah siri dengan laki-laki yang bernama EY yang ternyata dia masih punya istri yang sah dan belum cerai mas," ungkap Saerik Ketua Rw 11 tempat tinggal F.
"Pada waktu mau akad nikah itu sempat mengundang beberapa warga saya dan juga RT sini juga di undang cuman tidak datang karena pernikahan itu dianggap beresiko," tambahnya.
Kurang lebih, lanjut Saerik, ada 7 orang warga yang di undang antaranya Trisna, Pak Hasim, Pak Ham Tahir, Asmari dan juga kakak dari EY yaitu BB.
"Dan juga katanya ustadz yang menikahkan itu orang Bondowoso mas," pungkasnya.*
Laporan : Bagus

