• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Musrenbang Membahas RKPG Tahun 2021, Kecamatan Darul Makmur Prioritaskan Anggaran Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

    11/02/21, 18:30 WIB Last Updated 2021-02-11T11:30:13Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEW.COM | Nagan Raya -  Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPG Kecamatan Darul Makmur memprioritas poin - poin penting tentang pemberdayaan ekonomi rakyat dibuka oleh Ketua DPRK Nagan Raya Jonniadi, SE, dan ditutup oleh Tawaruddin, S. Sos selaku Camat Darul Makmur.


    Musrenbang tingkat Kecamatan Darul Makmur dihadiri oleh Muspika dan seluruh Kades se-Darul Makmur di Aula Serba Guna Alue Bilie, Kamis (11/2).


    Ketua DPRK Nagan Raya dalam sambutannya meminta kepada seluruh Kepala  Desa berjumlah 40 Desa dalam Kecamatan  Darul Makmur agar pengololaan Dana Desa (DD) baik bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Nagan Raya maupun DD sumber APBN hendaknya mengarah kepada kemajuan rakyat kecil.


    Camat Darul Makmur Tawaruddin kepada media Tribuananews.com mengatakan,  adapun program dan usulan dari 40 Kades, unsur Tokoh Pendamping Desa dan masyarakat serta pendamping Desa sebanyak 560 usulan setelah diverifikasi tinggal 250, ditanbah 18 usulan priotas unggulan menjadi 268 usulan.


    Semua usulan tersebut untuk kita limpahkan ke Musrenbang Kabupaten yang akan dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) yang nantinya akan divarifikasi oleh pihak Muspida dari hasil musrenbang seluruh kecamatan  ada di Nagan Raya", kata Tawaruddin, S. Sos.


    Selanjutnya, lanjutnya meminta pengesahan lewat rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya untuk mendapat izin realisasi pembangunan fisik maupun non pisik yang disuaikan dengan anggaran yang ada.

    "Adapun prioritas unggulan hasil Musrenbang Kecamatan Darul Makmur ada 18 prioritas diantaranya pemulihan ekonomi sesuai keuangan Desa, pembentukan dan pengembangan Badan Usaha Milik Gampong/Desa (BUMG)/BUMDes) ,pemetaan data Desa dan Pencegahan Stunting (kualitas gizi untuk anak usia dini) mulai dari kandungan", jelasnya.


    Stunting ini memyamgkut antisipasi gizi buruk kerap terdapat di Desa - desa, maka diminta kepada seluruh peserta Musrenbang agar masyarakat terutama ibu - ibu rajin - rajin ke Pos Yandu atau Puskesmas dan Pukesman Pembantu (Pustu) terdekat, agar kedepan gizi anak semakin membaik disaat tumbuh beranjak dewasa.


    Sementara diruang Musrenbang, Pendamping Desa (PD)  Kecamatan Darul Makmur Bahtiar meminta kepada seluruh Kepada Desa se-Darul Makmur bila ada kerjaan yang tertinggal atau belum dikerjakan agar segera menyelesaikannya, bila tidak pencairan Dana Desa tahun 2021 ini akan tertahan.


    "Maka dari itu, demi kelancaran pembangunan baik ditingkat Kecamatan maupun di Desa - desa akan menjadi hambatan", tegas Bahtiar selaku PD.*



    Laporan   : Sofyan

    Editor       : Syahrudin AP

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan