• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Lucu, Ketika Yang Lain Dia Suruh Pakai Masker Tapi Dirinya Tak Pakai Masker?

    21/02/21, 01:01 WIB Last Updated 2021-02-20T18:01:01Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara, Drs. Edi Langkara. MH (kemeja batik kuning)


    "Sehingga sedianya di dalam ruangan pada akhirnya dilakukan kembali di luar ruangan, dengan harapan untuk menerapkan protokol kesehatan," jelas Lutfi kepada awak media saat dikonfirmasi kemarin.


    TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Tengah - Pada masa Pandemi Covid 19 yang di kabarkan berkepanjangan ini di wajibkan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Covid 19 sesuai dengan Keputusan Mentri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382 Tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus (Covid - 19).


    Namun bagaimana dengan Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara, Drs. Edi Langkara. MH yang seharusnya menjadi contoh taat Prokes Covid - 19 bagi SKPD, PNS, dan PTT di lingkup Pemkab Halteng dalam masa sulit Pandemi.


    Dalam apel bersama ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tersebar di 10 Kecamatan di Halteng di halaman kantor Bupati Bukit Loiteglas desa Were Kecamatan Weda pada, Kamis, (19/2/2021) sore kemarin. Nampak Bupati yang biasa di sapa Edi Langkara tidak mengenakan masker, semestara ratusan PTT diminta untuk mengenakan masker, lucu.


    Atas abaian Prokes Bupati dalam masa pandemi Covid - 19 ini, Pjs Dinas Kesehatan Pemkab Halteng, Lutfi Djafar mengatakan sampai saat ini protokol kesehatan terkait covid - 19 belum berubah, walau dengan program vaksinasi, namum tetap dianjurkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan yang diterapkan dalam kehidupan sehari - hari. 


    Pjs Kadinkes juga mengaku berupaya menerapkan protokol kesehatan sehingga semua dianjurkan menggunakan maskes dan diberi hand zanitaezir kepada peserta lalu berkoordinasi dengan pimpinan agar bisa dilakukan di tempat terbuka. 


    "Sehingga sedianya di dalam ruangan pada akhirnya dilakukan kembali di luar ruangan, dengan harapan untuk menerapkan protokol kesehatan," jelas Lutfi kepada awak media saat dikonfirmasi kemarin.


    Namun, lanjut Lutfi yang namanya orang banyak tentu kita tidak bisa hindari, tetapi kami dengan segala upaya selalu berusaha untuk menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.*


    Laporan : Iswanto

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan