• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Keuchik Desa Lhok Padang Diduga Intervensi Internal Tuha Peut

    11/02/21, 17:42 WIB Last Updated 2021-02-11T10:42:35Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Zainuddin (photo) salah seorang Aktivis Pemerhati Pemerintahan dan Anggaran Negara Kabupaten Nagan Raya


    TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Polemik yang terjadi di Desa Lhok Padang Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya sebenarnya disinyalir ikut campur/Intervensi Keuchik Zaiku dalam urusan Internal Tuha Peut / BPD Desa tersebut disebabkan dugaan kepentingannya.

    Berdasarkan pantauan dan pengamatan media Tribuananews.com, Keuchik Zaiku diduga terlalu berlebihan mencampuri urusan internal para Tuha Peut dimana sebenarnya bukan urusan Pemerjntah Desa (Pemdes).

    Zainuddin salah seorang aktivis Pemerhati Pemerintahan dan Anggaran Negara Kabupaten Nagan Raya menilai Keuchik Desa Lhok Padang Zaiku diduga terlalu ambisi ingin menguasai seluruh lini Kelembagaan yang ada di Desa Lhok Padang.

    "Sebenarnya kelembagaan dan unsur Non Pemerintahan Desa itu bukan wewenang Keuchik, jadi Keuchik Zaiku tidak perlu ikut campur. Sebaiknya Zaiku urus dulu Pemdes diduga masih carut-marut, seperti Aparatur Desa diduga Family 100, serta aparatur Desa diduga ada yang tidak berdomisili di Desa tersebut", sebut Zainuddin melalui rilisnya, Kamis (11/2).

    Anehnya lagi, sambung Zainuddin, ada indikasi dugaan pengancaman mau pukul wartawan Tribuananews.com kalau masuk dan meliput kegiatan dan persoalan di Desa Lhok Padang, diduga pernyataan tersebut keluar dari mulut Ketua Tuha Peut Desa Lhok Padang.

    "Ini sangat tidak etis saya dengar, karena saya selalu mendampingi salah seorang awak media Tribuananews.com saat liputan, indikasi ancaman tersebut informasinya saat saya bersama Kaperwil Provinsi Aceh saat meliput kegiatan Musrenbangdes di Desa Lhok Padang Januari 2021 lalu. Kami punya saksi terhadap dugaan ancaman tersebut", katanya.

    Kenapa sampai hal itu terlontar, ada apa dibalik itu semua, ataukah barang kali terusik dugaan perbuatan penyimpangan serta penyalah gunaan wewenang pihak Oknum Pemdes disinyalir bekerja sama dengan Ketua Tuha Peut? Zainuddin siap ungkapkan hal tersebut bahkan hingga keranah hukum.

    "Barang kali Zaiku, Aan selaku Ketua Tuha Peut dan para kroninya diduga takut dipublikasikan intervensinya dalam urusan internal Tuha Peut Desa Lhok Padang, adakah Regulasi yang mengatur tentang Persoalan internal Tuha Peut harus diintervensi oleh Keuchik? Atau barang kali Keuchik termasuk sebagai Pembina Kelembagaan Tuha Peut", tanya Zainuddin.


    Salah seorang Tuha Peut Desa Lhok Padang Yeni menilai Ketua Tuha Peut Desa Lhok Padang terkesan kurang Konsisten sebagai pimpinan, urusan internal Kelembagaan Tuha Peut kenapa harus melibatkan Pemdes?

    "Ketua Tuha Peut kami kalau diajak rapat internal, jika tidak melibatkan Keuchik terkesan tidak mau hadir, jika kami para Tuha Peut melaksanakan rapat atau musyawarah internal kami dirumah, kami dituding oleh Keuchik buat rapat gelap. Kalau Keuchik buat rapat internal dirumahnya, apakah itu bukan rapat gelap juga? Harus jelas", ungkap Yeni.

    Keuchik Desa Lhok Padang, sambungnya  memiliki kantor sudah difasilitasi Pemerintah, sementara Tuha Peut belum memiliki Sekretariat, wajar kalau buat rapat dimanapun, yang penting tidak membahas persoalan melanggar Regulasi sesuai Tupoksi.

    "Ketua Tuha Peut Desa Lhok Padang menurut pantauan kami anggota diduga bukan mengawasi kinerja Pemdes sesuai Tupoksi, tetapi disinyalir patuh semua perintah Keuchik Zaiku, kami menduga adanya persekongkolan antara keduanya, menyebabkan kinerja Tuha Peut sesuai Tupoksi tidak berjalan baik dan efektif", terangnya.

    Para anggota Tuha Peut Desa Lhok Padang berharap agar masing unsur di Desa menjaga Tupoksinya, tidak ikut campur/intervensi yang bukan haknya, dan kami masih butuh bimbingan Forum Tuha Peut Kecamatan, diharapkan juga jangan mempolitisir bimbingan Forum Tuha Peut Kecamatan terhadap kami.

    Ketua Tuha Peut Desa Lhok Padang Aan sapaan akrabnya saat dikonfirnasi pihak media melalui pesan singkat (SMS) telepon selulernya tidak memberikan jawaban apapun.

    Begitu juga dengan Keuchik Desa Lhok Padang Zaiku, tidak menjawab konfirmasi pihak media ini saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp nya.

    Atau barang kali disinyalir Zaiku akan menjawab melalui jubirnya diduga mengaku keponakan Zaiku kepada awak media ini, yang sebenarnya pernyataan tersebut diduga kebohongan. Ada apa ya dibalik semua itu? *



    Editor      : Syahrudin AP
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan