
Air pasang mulai merendam rumah warga Negeri Hote
"Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku melalui dinas terkait seperti PUPR Kabupaten dan Provinsi Maluku atau balai sungai untuk dapat membantu melaksanakan penahan ombak pada pantai Negeri Hote," kata Yusuf Paitaha.
TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Warga Negeri Hote kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku mulai bergeser ke tempat yang lebih tinggi, pasalnya, air laut pasang dan menggenangi pemukiman warga. Hal ini di sampaikan oleh tokoh masyarakat Hote, Yusuf Paitaha, SP kepada Tribuananews di Kota Ambon, Senin (15/2/2021).
![]() |
| Yusuf Paitaha, SP |
Paitaha, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur maupun Pemerintah Provinsi Maluku, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama Instansi terkait untuk segera menangani bencana alam akibat air laut pasang.
Dia menyatakan bahwa baru pertama kali Negerinya terendam air seperti ini, dan perlu diketahui bahwa saat ini air sudah mulai menjalar ke seluruh jalan Negeri Hote dan apabila tidak secepatnya ditangani dikhawatirkan terjadi korban jiwa, termasuk merendam rumah warga Negeri Hote yang ada.
"Apalagi pantai Negeri Hote adalah laut lepas, kemudian dipantai Negeri Hote tidak ada talid penahan ombak, sehingga dengan adanya musim ombak, angin dan hujan seperti saat ini, dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar lagi pada Negeri Hote," kata Paitaha.
Olehnya itu Paitaha, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk melakukan antisipasi terkait dengan musibah yang terjadi saat ini. Selain itu Ia juga mengharapkan agar musibah tersebut dapat tertangani dengan penuh arif dan bijaksana.
Paitaha menambahkan bahwa jika Pemerintah tidak dapat menangani masalah ini secepat mungkin, maka akan menjadi wabah penyakit menular akibat air pasang yang belum surut sampai saat ini.
Dirinya berharap kepada Pemerintah untuk dapat menurunkan pihak pihak terkait, seperti para medis dan pihak yang menangani bencana alam yang ada.
"Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku melalui dinas terkait seperti PUPR Kabupaten dan Provinsi Maluku atau balai sungai untuk dapat membantu melaksanakan penahan ombak pada pantai Negeri Hote," pungkasnya.*
Laporan : Ajid Tomagola

