• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Warganet Soroti Pengelolaan Pantai Kerang Mas, Keluhkan Pemilik Gazebo Pribadi Diduga Kurang Ramah Pada Para Pengunjung

    06/01/21, 15:25 WIB Last Updated 2021-01-06T08:25:42Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM | Lampung Timur - Tahun Baru 2021, Para Traveler dan Pengunjung berwisata ke Pantai Kerang Mas Labuhan Maringgai, Lampung Timur (Lamtim) mengeluhkan tentang banyaknya pemilik Kantin dan Gazebo Pribadi yang diduga berprilaku kasar dan Kurang ramah kepada para pengunjung, Selasa (05/01/2021).


    Ungkapan keluhan Para Pengunjung tersebut dapat dilihat jelas dari beberapa komentar yang disampaikan pengunjung di Akun Group Medsos FB Suara Informasi Lampung Timur yang sangat mengeluhkan akan adanya hal tersebut.


    Seperti halnya, disampaikan Pemilik Akun FB Chay Mey, dalam komentarnya menyampaikan pertanyaan, jam berapa bukanya loket penjualan Karcis dan dugaan kasarnya perlakuan karyawan l.




    “Sebetulnya jam buka loket karcis pantai pukul berapa, biasanya Pagi Pagi Jam setengah Enam, saya ke pantai tidak bayar di situ,” tulis Pemilik Akun tersebut.


    Sementara itu Pemilik akun FB Rere Santa Rere dalam komentarnya menyampaikan saran agar Pengelola dan pihak terkait melakukan penertiban kembali kepada para pedagang dan oknum-oknum yang diduga nakal.


    “Kalau boleh memberikan saran, mending ada penertiban lagi buat para pedagang dan oknum nakal di situ,” tulis Rere Santa Rere


    Hal Senada Juga diutarakan Pemilik Akun FB Amirudin Cahaya yang Dalam komentarnya menyampaikan agar pihak Pengelola jangan tersinggung dengan banyaknya pengunjung atau warga yang protes.


    “Kemudian harus bersyukur, karena dengan hal tersebut Pengelola bisa mengetahui apa yang diinginkan pengunjung dan bisa memberikan serta membuat peraturan yang jelas,” imbuhnya.


    Sementara itu, Edy S Salah Seorang pengelola Objek Wisata tersebut, ketika dikomfirmasi Awak Media  tentang hal itu melalui Wahsapp App miliknya mengatakan Gazebo perorangan telah dilarang, tapi mereka tetap membuatnya.


    “Seharusnya sarana prasarana tugas Kami pengelola untuk membuatnya, mmereka para pedagang hanya boleh berdagang Kaki Lima saja dan sekarang makin banyak dan jadi masalah,” jelas Edy.


    Ia juga menjelaskan pihak pengelola akan mengambil langkah penutupan sementara sampai Para Pedagang dan Pemilik Gazebo mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.


    “Satu satunya untuk mengatasi hal tersebut pihak pengelola akan melakukan penutupan sementara sampai Para Pedagang mematuhi Peraturan yang telah dibuat Pemerintah Desa Muara Gading Mas, Dinas Pariwisata Lamtim, Pengelola serta Uspika,” tutup Edy.


    Di lain sisi kedepannya, ada baiknya Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Lamtim, pengelola, juga menjalin kerjasama dengan Media yang aktif mendukung laju tumbuh kembangnya sektor Pariwisata di Lamtim.*


    Laporan : Elman

    Sumber  : Herwantoni

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan