• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sopir Angkot: Pemkot Ternate Sibuk Bangun Lapak di Terminal, Ruang Tunggu Diabaikan

    25/01/21, 14:55 WIB Last Updated 2021-01-25T07:55:09Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Menurut Usman, seharusnya Pemkot jangn dulu membangun lapak (tempat jualan) pada pinggiran terminal, tapi bangun dulu ruang tunggu terminal untuk memudahkan kami mendapatkan dan mengambil penumpang.

    TRIBUANANEWS.COM | Maluku Utara - Pasar Gamalama merupakan sentral dan pusat pembelajaan masyarakat Kota Ternate khususnya dan Maluku Utara pada umunya.

    Namun sudah -+ satu tahun tidak memiliki ruang tunggu, karena terminal yang ada sedang dibongkar total oleh Pemerintah Kota (Pemkot) untuk bangun kembali yang baru.

    Foto : Lapak yang sedang dibangun di areal Terminal

    Sesuai pantauan Tribuananews, Senin (25/01/2021), bahwa terminal yang dibongkar total oleh pemkot satu tahun lalu itu baru dibangun dasar terminal, yaitu cor dasar. 

    Sementara pembangunan ruang tunggu belum ada tanda-tanda untuk dibagun.
    Yang nampak saat ini hanyalah sedang dibangun lapak keliling di areal terminal untuk tempat jualan para pedagang pakaian.

    Hal tersebut menyebabkan kendaraan angkot dan pengunjung pasar yang menggunakan kenderaan roda dua maupun roda empat harus parkir di bahu jalan raya depan pasar, dan selalu terjadi kemacetan.

    Salah satu sopir angkot Usman namanya saat ditemui awak media Tribuananews di Pasar Gamalama, Senin (25/01) mengatakan, Pemkot dengan melalui Dinas Perhubungan yang membangun kembali terminal yang telah dibongkar total itu, sampai saat ini belum dilengkapi ruang tunggu.

    "Kami sangat mengalami kesulitan parkir untuk menunggu penumpang.
    Kalau parkir di dalam areal terminal yang belum ada ruang tunggu itu sulit mendapatkan penumpang. Sementara parkir di jalan raya depan pasar, kami sering diusir oleh petugas dari Dinas Perhubungan, dengan alasan jalan macet," kata Usman.

    Menurut Usman, seharusnya Pemkot jangn dulu membangun lapak (tempat jualan) pada pinggiran terminal, tapi bangun dulu ruang tunggu terminal untuk memudahkan kami mendapatkan dan mengambil penumpang.

    "Penumpang yang ada ini hanya menunggu mobil penumpang di pinggiran jalan raya, bukan di terminal yang tidak ada ruang tunggu tersebut," jelas Usman.

    Untuk itu, lanjut dia, kami sangat mengharapkan kepada Pemkot Ternate, agar segera membangun ruang tunggu di terminal.

    "Jangan sibuk membangun lapak terminal untuk pedagang, sementara kami sopir angkot diabaikan.
    Ada apa semua ini?," tanya Usman dengan nada kecewa.

    Usman menambahkan, Kami tidak setuju dengan Pemkot yang sementara ini membangun Lapak keliling di areal terminal.

    "Karena akan mempersempit ruang parkir. Inikan areal Terminal, bukan areal pasar yang punya tanggung jawab oleh Dinas Pasar," terang Usman.

    Sementara itu Kadis perhubungan Kota Ternate saat dikonfirmasi di Kantornya, (25/01) mengatakan, Ruang tunggu di Terminal Pasar Gamalama hingga saat ini belum dibangun karena belum ada anggarannya.

    "Kami baru usulkan anggarannya pada tahun 2021 ini," jelas Kadis.

    Untuk keterangan yang lebih lanjut kata Kadis, silahkan temui Kabid pengawasan lapangan, karena itu adalah urusanya.

    Hingga berita ini diturunkan, awak Media ini masih kesulitan unruk menemui Kabid pengawasan lapangan Dinas Perhubungan Kota Ternate untuk mendapatkan keterangan yang lebih jelas terkai dibangunnya lapak di areal Terminal, sesuai arahan dari Kadis.*

    Laporan : Ade Manaf
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan