TRIBUANANEWS.COM I Ketapng - Proyek Rehab Dermaga dijalan Tengkawang Kelurahan Tengah Eks jagal sapi diduga sarat dengan kepentingan lantaran pengerjaan nya asal asalan. Proyek tersebut bersumber APBD tahun 2020 dengan pagu 120.000.000 Dinas Perhubungan, Selasa (26/1/2021).
Satu diantara warga Ketapang Is, dirinya menilai bahwa pekerjaan tersebut terkesan asal jadi dan syarat dengan kepentingan.
" Lihat saja cor lantainya, melengkung sana sini masak itu dibiarkan, pekerjaan nya syarat kepentingan," ungkapnya, Senin (25/1/2021).
Selain itu, dirinya juga mempertanyakan bekas lantai dermaga, sebab sepengetahuan dirinya barang itu masih layak pakai dan itu mestinya aset daerah.
" Papan lantai dermaga itu masih bagus, jenis kayu nya Ulin, kenapa kok tidak dikembalikan ke daerah itukan aset," tegasnya.
Hal serupa diungkapkan Ujang warga sekitar, dirinya merasa heran dengan kegiatan proyek tersebut, dengan pagu 120.000.000 pengerjaan nya hanya meliputi cor lantai dan pembuatan gajebo.
" Masak segitu, padahal pekerjaannya cuma rehab lantai dan gajebo," ungkapnya.
terkait papan lantai dermaga, dirinya menyebutkan bahwa papan lantai dermaga dibawa dengan menggunakan pikcup.
" Tidak tau dibawa kemana, masih bagus papanya," ucapnya.
Saat dikonfirmasi, Rahmad ST selaku PPTK menerangkan, pagu dananya 120.000.000, dirinya menyebutkan itu hanya pekerjaan rehab bagian lantai, untuk papannya dihibahkan ke masjid Babul Khair.
" Pekerjaannya hanya rehab lantai, anggarannya 120 an juta, kalau papan lantainya kalau tidak salah dihibahkan ke masjid Babul Khair," tukasnya.*
Laporan : Erwin

