masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Pemerintah Desa (Prmdes) Lhok Padang Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya laksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Anggaran tahun 2021.
Liputan langsung media Tribuananews.com dilokasi Musrenbangdes Lhok Padang di Balai Desa setempat difasilitasi Tim P3MD tingkat Kecamatan Edi Sofyan dan Helmi, Rabu (20/1).
Tim fasilitasi menyampaikan juklak dan juknis anggaran tahun 2021 serta kerangka Regulasi anggaran yang dituangkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tahun 2021 ini.
"Penggunaan anggaran mengacu kepada kerangka Regulasi yang berlaku baik tingkat pusat maupun daerah. Sesuai pernyataan Kadis PMGP4 lebih mengutamakan pemulihan ekonomi masyarakat, anggaran ditahun 2021 juga terjadi pengurangan", kata Edi Sofyan.
Untuk sarana ibadah, sambungnya sudah yidak dibenarkan lagi oleh pemerintah dianggarkan anggarannya untuk bangunan fisik, tetapi untuk operasional dibolehkan dianggarkan. Anggaran juga diperioritaskan untuk kesehatan, khususnya kesehatan lingkungan.
Helmi juga selaku tim Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yakni Pendamping Desa (PD) tingkat Kecamatan menyampaikan uraian dan tata laksana penggunaaj anggaran tahun 2021, seperti skala perioritas anggaran.
"Untuk penggunaan anggaran tahun 2021 ini telah jelas disampaikan oleh KadisPemberdayaan Masyarakat Gampong Pengendalian Penduduk dan Pemberayaan Perempuan (PMGP4) Nagan Raya lebih mengutamakan peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat berbasis Padat Karya Tunai (PKT)", sebut Helmi.
Selanjutnya, Helmi mengarahkan kerangka usulan hasil Musyawarah Dusun (Musdus) dalam kerangka usulan sesuai arahan Regulasi anggaran tahun 2021.
Erni, anggota Tuha Peut Desa Lhok Padang mengatakan, pelaksanaan Musrenbangdes di Desa kami berjalan lancar dan tertib sesuai arahan Regulasi difasilitasi Tim P3MD tingkat Kecamatan Seunagan.
Musrenbangdes Lhok Padang hadir selain Keuchik dan aparatur Desa, Pendamping Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Tuha Peut, serta beberapa orang masyarakat.*
Laporan : Sofyan
Editor : Syahrudin AP



