masukkan iklan disini
"Penyelamatan uang Negara sebagai perioritas utama harus dilakukan dan dengan tindakan yang serius", kata Nasruddin Direktur FPRM
TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin minta kepada Kementrian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) agar perintahkan pihak terkait agar Audit Investigasi Dana Desa (DD) di Kabupaten Nagan Raya, khususnya Desa-desa diduga terindikasi penyimpangan.
Audit Investigasi tersebut penting dilakukan guna menyelamatkan uang Negara dari para oknum-oknum Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) ditingkat Desa sebelum dikucurkan anggaran tahun 2021.
"Kami sarankan hal tersebut mengingat sangat banyak dugaan penyalah gunaan wewenang jabatan para KPA mengarah indikasi dugaan penyimpangan anggaran Negara. Semua itu berdasarkan hasil investigasi dilapangan, kebenarannya silahkan lakukan Audit", kata Nasruddin, Sabtu (9/1).
Nasruddin meminta kepada tim audit agar tidak main api dalam melakukan audit, seperti selama ini dilakukan terhadap Desa-desa terkesan lakukan dugaan penyimpangan berakibat kerugian uang Negara seperti dalam beberapa tahun terakhir dibeberapa Desa dalam beberapa Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya.
"Hasil audit dinyatakan rahasia Negara, selanjutnya dimana letak transparansi anggaran? Sementara Desa-desa yang diaudit secara kasat mata saja sudah jelas dugaan kerugian Negara serta penyalah gunaan wewenang jabatan tetapi tim audit tingkat Kabupaten merahasiakannya", jelasnya melalui pers rilisnya.
Malahan sambung Nasruddin membiarkan dugaan kerugian Negara itu berlarut begitu saja tanpa ada ketegasan untuk penyelamatan uang Negara diduga disalah gunakan oknum KPA Desa.
"Ini semua mengarah ke dugaan bekerja sama dalam indikasi penyelewengan anggaran Negara. Jika dikatakan pembinaan, maka diarahkan agar kerugian Negara dikembalikan, bukan terkesan pembiaran dan hal ini berlangsung terus menetus", unhkapnya.
Oleh karena itu, Nasruddin meminta kepada Pemerintah Pusat agar melakukan audit investigasi terhadap DD di Kabupaten Nagan Raya, khususnya Desa-desa disìnyalir banyak dugaan penyimpangan.
"Kami pihak independen akan mengawal dan mendampingi proses audit tersebut agar benar-benar terlaksana dengan baik dan benar sesuai kerangka hukum yang berlaku. Mari kita selamatkan keuangan Negara secara bersama-sama", harap Nasruddin.*
Laporan : Ediwan Kunaidi
Editor : Syahrudin AP

