• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Direktur FPRM Nilai Dugaan Penyimpangan DD Desa Blang Baro Pulo Raga Tidak Akurat

    27/01/21, 17:26 WIB Last Updated 2021-01-27T10:26:37Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    photo : Nasruddin, Direktur FPRM

    TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin menilai laporan dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa (DD) 2016-2017 Desa Blang Baro Pulo Raga Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya oleh seseorang warga kepada pihak media Tribuananews.com ternyata tidak akurat untuk dilakukan proses tindak lanjut.

    "Jika hanya dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) yang bertanda adanya kegiatan diduga fiktif serta dugaan korupsi, itu belum cukup untuk menduga seseorang melakukan penyimpangan dan penyalah gunaan wewenang jabatannya", kata Nasruddin kepada media Tribuananews.com, Rabu (27/1).

    Dari hasil survei lapangan dan keterangan pada umumnya pihak masyarakat ditemukan bukti-bukti laporan dugaan penyimpangan tersebut karena ada kepentingan pribadi serta dugaan kontra politik masa lalu.

    "Tidak ironis serta relevan kepentingan pribadi mengatas namakan orang banyak, karena itu dapat dikenakan sanksi pidana jika tertuding merasa tidak bisa terima tuduhan tersebut. Masyarakat yang diwawancarai mengaku itu kepentingan satu orang oknum warga", ungkapnya.

    Kata Nasruddin, ada 12 warga masyarakat Desa Blang Baro Pulo Raga berhasil dimintai keterangan, justeru mengatakan itu kepentingan satu orang, bukan kepentingan orang banyak.

    Keterangan warga yang diwawancarai petikannya, "Di Desa kami aman-aman saja, kami tidak merasa adanya hal-hal diduga penyimpangan seperti itu, inspektorat juga sudah turun meng-audit anggaran Desa kami", begitu jawaban yang diwawancarai pada umumnya.

    Keuchik Desa Blang Baro Pulo Raga Iwan Setiawan merasa semua itu adalah kerikil-kerikil tajam yang menghambat jalannya memimpin masyarakat Desa Blang Baro.

    "Wajar kalau ada sedikit kerikil tajam menghambat langkah saya dan rekan perangkat Desa dalam melaksanakan amanat Regulasi demi kepentingan masyarakat", sebut Keuchik Iwan Setiawan dengan senyum.

    Ia malah merasa penuh syukur karena masih diberikan kepercayaan oleh warganya, tokoh masyarakat, serta semua unsur cerdik pandai dalam Desa lainnya.*

    Laporan : Ediwan Kunaidi
    Editor     : Syahrudin AP
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan