• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Direktur FPRM Minta Pemerintah Segera Cegah Abrasi Di Desa Rantau Pakam

    05/01/21, 12:16 WIB Last Updated 2021-01-05T05:48:10Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin meminta kepada pemerintah agar sesegera mungkin menangani resiko bencana yang akan dialami warga masyarakat Desa Rantau Pakam Dusun Alur Cempa.


    Resiko bencana abrasi tebing Sungai kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Tamiang sudah sangat dekat dengan rumah penduduk Dusun Alur Cempa Desa Rantau Pakam Kecamatan Brndahara Kabupaten Aceh Tamiang akibat struktur tanah lembab disebabkan hujan terus mrnerus.


    "Lebih baik dicegah sebelum menelan korban akibat bencana yang akan ditimbulkan dari abrasi tebing sungai kawasan DAS Sungai Tamiang di Desa Rantau Pakam tersebut", ujar Nasruddin melalui pers rilisnya kepada media Tribuananews.com, Selasa (5/1).


    Dalam ilmu Disaster Risk Reduction (DRR) sambungnya, mencegah lebih baik dan efesien dari pada menanggulangi dan penanganan pasca bencana, karena banyak hal yang dapat terlindungi dan terselamatkan dari dampaknya.

    "Penanggulangan Resiko Bencana dalam bahasa asing dikenal dengan DRR sesungguhnya lebih mengedepankan langkah awal yang dapat meminimalisir dan tindak penyelamatan sebelum terjadinya dampak", jelasnya.


    Oleh karena itu, Nasruddin sangat berharap kepada pemerintah, khususnya Aceh Tamiang agar sesegera mungkin menindak lanjuti abrasi tebing sungai yang kian dekat dengan perumahan penduduk.


    "Ini urgent dan sifatnya darurat kalau menurut pantauan saya dilokasi, jaraknya paling jauh antara DAS dengan perumahan penduduk paling dekat 3-5 meter lagi", imbuhnya.


    Salah seorang warga Dusun Alur Cempa Desa Rantau Pakam tidak menyebut namanya mengeluhkan kondisi tebing sungai dibelakang rumahnya saat ini, apalagi cuaca hujan terus menerus.


    "Jika abrasi ini terus berlanjut tanpa adanya pencegahan, puluhan rumah warga masyarakat jatuh dalam sungai, karena posisi rumah warga dikawasan DAS tersebut paling dekat 3-5 meter lagi dengan sungai", terangnya.


    Datok Penghulu Desa Rantau Pakam Ruslan mengatakan, "Pada prinsipnya kami sudah berupaya semaksimal mungkin menyampaikan kepada pihak terkait. Bahkan sudah berulang kali dilakukan peninjauan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda penanganan", kata Datok Ruslan.


    Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Tamiang Medi sudah dikonfirmasi oleh pihak media Tribuananews.com via pesan singkat Telepon selulernya tidak ada keterangan apapun juga.*



    Editor     : Syahrudin AP


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan