TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Hujan mengguyur Wilayah Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang pada pekan ini membuat beberapa lahan sawah milik petani di Kecamatan Bendahara banyak tergenang banjir.
Hal ini akibat curah hujan tinggi serta pembuangan air tidak berfungsi dengan baik. Seperti yang terjadi di lahan sawah di Desa Seunubuk Dalam Upah, Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang, banyak tanaman padi terendam banjir sumber air hujan. Selasa(5/1).
Kapten Inf Said Muhammad mengatakan hujan deras dan lebat secara terus menerus melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang khususnya di Kecamatan Bendahara Ini mengakibatkan terendamnya persawahan.
"Area persawahan terendam banjir tersebut yakni persawahan Desa Seunubuk Dalam Upah,” Ujar Kapten Inf Said Muhammad melalui rilisnya.
Danramil 04/Bendahara melaksanakan pemantauan/pengecekan tanaman padi teŕendam banjir dengan Muspika Bendahara dan Pendamping Penyuluh Lapangan (PPL) di lokasi sawah terendam banjir di Desa Seunubuk Dalam Upah.
"Jika hujan terus menerus seperti ini petani Desa Seunubuk Dalam Upah bisa gagal panen karena usia tanaman padi yang baru berumur dua sampai dengan tiga pekan. Jika terus menerus terendam debit air volume tinggi bisa terjadi pembusukan dan mengakibatkan mati benih bibit padi itu,” ungkapnya.
Ia akan terus melaksanakan koordinasi bersama Muspika Bendahara, PPL dan kelompok Tani untuk mencari langkah agar air tersebut bisa cepat surut," pungkasnya.
Hadir diantaranya Danramil 04/Bdh Kapten Inf Said Muhammad, Camat Kecamatan Bendahara, PPL Pertanian Asmawati, Datok Penghulu Seunubuk Dalam Upah Heriadi, S. Pd, Kapolsek Bendahara AKP Asrul Renaldi, MDSK Abd Rahman dan Babinsa Ramil 04/Bdh Serka Elwi.*
Editor : Syahrudin AP
Sumber : Pendim 0117/Atam

