• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    750 Meter Pagar Adat Desa Kila Berhasil Dibangun Tahun 2020

    22/01/21, 19:46 WIB Last Updated 2021-01-22T12:46:13Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Meskipun dalam situasi pandemi Covid-19 tahun 2020 dimana Pemerintah Desa (Pemdes) Kila Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya berhasil sisihkan anggaran untuk bangunan Pagar Adat volume 750 meter dengan anggaran Rp. 150 juta.

    Meskipun seluruh intruksi pihak Pemerintah Pusat perioritas Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tahun 2020 diutamakan terhadap Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama 9 bulan, Pagar Adat juga dianggap perioritas mengingat Topografi dan situasi Desa Kila sangat membutuhkan Pagar Adat.

    Keuchik Desa Kila Kecamatan Seunagan Timur Amiruddin saat ditemui media Tribuananews.com menjelaskan, bahwa Desa Kila berada dilokasi terpencil dan dianggap terisolir, karena letaknya diseberang Sungai dengan sarana penyeberangan Titi Gantung.

    "Kultur masyarakat kami belum sepenuhnya dapat dikatakan maju berdasarkan Geografi Desa terletak dikawasan terpencil. Oleh sebab itu Desa Kila murni Desa Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan", kata Keuchik Amiruddin, Jum'at (22/1).

    Dengan ke-3 potensi Desa tersebut, sambungnya terdapat hubungan timbal balik antara Pertanian/Perkebunan dengan Peternakan dalam artian harus dipisahkan karena ternak dapat dikategorikan hama bagi Pertanian/Perkebunan.

    "Lain lagi dengan aksi hama dari hewan liar seperti babi hutan serta hewan lainnya menyebabkan sangat skala perioritas kebutuhan Pagar Adat dibandingkan lainnya. Tetapi Alhamdulillah Pagar Adat sudah tuntas", jelasnya.


    Pada tahun 2021 ini, tambah Keuchik Amir tetap diperioritaskan sesuai Petunjuk Pelaksana dan Petunjuk Tehnis (Juklak dan Juknis) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), Peraturan Menteri Desa (Permendes), dan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu).

    Hasbi Budi saat ditemui media Tribuananews.com mengharapkan agar pembangunan skala perioritas lebih dikedepankan, karena kebutuhan masyarakat banyak. 

    "Saya berharap kepada semua unsur dan elemen Desa Kila agar bersama-sama membangun Desa kita untuk kepentingan orang banyak. Jangan kita merusak sistem pembangunan dengan perpecahan sesama kita", pesan Hasbi Budi.


    Laporan   : Ediwan Kunaidi
    Editor       : Syahrudin AP

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan