• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tim DPRK Nagan Raya Tindak lanjuti Laporan Warga Dugaan Pencemaran Lingkungan Limbah PT KIM

    26/12/20, 14:59 WIB Last Updated 2020-12-26T09:17:36Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Kondisi pasca dilepaskan limbah cair diduga dari PT KIM ke DAS Krueng Tadu kawasan Desa Gunung Pungki dan Gunung Kupuk, aliran limbah cair brrwarna hitam tersebut bahkan hingga ke Tadu Baro, (photo , Jum'at 25/12).


    TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Tim Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya tindak lanjuti laporan warga masyarakat Desa Gunong Kupok dan Desa Gunong Pungki Kecamatan Tadu Raya terkait dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah cair PT Kharisma Iskandar Muda (KIM).


    Dugaan pencemaran lingkungan oleh PT KIM dikawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tadu, berdasarkan laporan warga masyarakat serta temuan lapangan menyebabkan ikan - ikan hidup dalam Sungai mati akibat limbah disinyalir beracun tersebut.


    Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya Zulkarnain Latong menerangkan, pada Kamis, 24/12/2020 warga masyarakat melsporkan perihal dugaan pencemaran lingkungan kawasan DAS Krueng Tadu oleh pembuangan limbah PT KIM mengakibatkan matinya ikan.


    "Menindak lanjuti laporan warga masyarakat tersebut, saya bersama rekan - rekan Legislatif dipimpin Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Dedi Irmayadi langsung turun ke lokasi DAS Krueng Tadu melihat langsung dugaan pembuangan limbah tersebut, ternyata benar kami temukan hal tersebut", ujar Zulkarnain, Jum'at (25/12/2020).

    Zulkarnain diketahui dari Fraksi Partai Demokrat menilai, dugaan pencemaran lingkungan sumber pembuangan limbah cair disinyalir milik PT KIM dialirkan melalui alur pembuangan menuju DAS tersebut terkesan sudah sering dklakukan, bahkan diduga rutin dilakukan dengan sengaja.


    "Kami sudah mengambil sample cairan diduga limbah cair dari PT KIM tersebut untuk dibuktikan keakuratannya kategori limbah jenis B3, Premium, atau ringan. Diduga kuat limbah tersebut berasal dari PT KIM berdasarkan rute aliran cairan limbah tersebut, hanya PT KIM terdekat dikawasan tersebut. 


    "Diduga pencemaran terjadi sepanjang DAS Krueng Tadu, menurut informasi dari Desa Tsdu Baro kepada kami, air berwarna hitam mengalir hingga melintasi Desa Tadu Baro disinyalir dugaan limbah cair dibuang oleh PT KIM ke DAS Krueng Tadu", tambahnya.


    Sapuri warga Desa Gunong Pungki Dusun Alue Ganie mengatakan, kejadian dugaan pencemaran lingkungan disebabkan limbah cair buangan PT KIM berawal disampaikan warga masyarakat yang pulang mancing di DAS Krueng Tadu.


    "Selanjutnya saya dan rekan - rekan menelusuri informasi tersebut, ternyata benar ikan - ikan mati akibat terkena dugaan limbah cair berupa air berwarna hitam terindikasi dari PKS PT KIM berlokasi di Desa Gunong Pjngki. Saya telepon Keuchik, tetapi tidak diangkat karena sedang ada urusan ke Abdya, saya sempat ambil video sebagai alat bukti", sebut Sapuri.

    M. Juni salah seorang warga Desa Gunong Kupok Kecamatan Tadu Raya ditemui media Tribuananews.com dilokasi kawasan DAS Krueng Tadu membenarkan adanya pembuangan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) disinyalir berasal dari PT KIM.


    "Saya selalu beraktivitas di DAS Krueng Tadu, saya menduga limbah tersebut berasal dari PT KIM sesuai dengan jalur aliran alur pembuangannya arah ke PKS PT KIM. Saya melihat langsung ikan mati dalam Sungai Tsdu pada Kamis (24/12/2020), diduga terkena racun limbah cair dari Perusahaan tersebut", ungkap M. Juni.


    Pihak PT KIM Ari Saputra, SH selaju General Manager (GM) saat dikonfirmasi pihak media Tribuananews.com, Sabtu 26/12/2020 tidak memberikan tanggapan terkait perihal tersebut. 


    Anggota DPRK Nagan Raya turun sidak kelokasi pembuangan diduga limbah cair milik PT KIM di Krueng Tadu Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Dedi Irmayanda dari Partai Golkar, Ketua Konisi III DPRK Nagan Raya Zulkarnain (Partai Demokrat), Ketua Komisi II DPRK Nagan Raya M. Juned dari (PA), dan Saiful Bahri anggota Komisi III DPRK Nagan Raya (Partai PKB).


    Turut serta bersama rombongan DPRK dari Pemdes, Tokoh Masyarakat dan warga Desa Guning Pungki terdiri Said Efendi (Sekdes), M. Yasir (Kaur), Husaini (Kadus), Sapuri (Kadus), Usman (Kadus), Teuku Ubit (Tuha Peut),Dedi (Tuha Peut),  Abdurrani (Ketua Pemuda), serta para puluhan warga lainnya.*



    Laporan    : Ediwan K/Sofyan

    Editor        : Syahrudin AP


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan