masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Begini perjuangan Ilda Kuilo warga Desa Sambiki, kecamatan Obi kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dalam mencari keadilan dan kepastian hukum.
Kepada Tribuananews, Ilda menyampaikan keluhannya terkait masalah yang dihadapi dengan suaminya.
"Saya ada masalah dengan mantan suami saya yang bernama Rusli Sarif terkait hak mengasuh anak kami yang berumur -+ 2 tahun. Kemudian kami selesaikan di Polres Halsel dengan membuat perjanjian bersama untuk mengasuh anak secara bergantian setiap bulan," cerita Ilda, Senin (21/12/2020).
Menurut Ilda, setelah Rusli, suaminya mengasuh anak selama satu bulan sejak terhitung tanggal 20 Juni sampai tanggal 20 Juli 2020 sesuai dengan isi surat kesepakatan, namun Rusli tidak mau kembalikan anak kepada dia (Ilda).
Selama enam bulan lebih, terang Ilda, anaknya diasuh oleh suaminya dia kembali mendatanginya untuk mengambil anak sesuai surat kesepakatan bersama. Namun, ia justru dimarahi oleh suami dan orang tuanya.
"Mereka bilang jangan lagi datang lihat anak saya," ujar Ilda menirukan ucapan suaminya saat itu.
Karena tidak diperbolehkan mengambil anaknya kemudian dia mengunjungi kembali Polres Halsel melalui pos pelayanan untuk mengadukan nasibnya pada, hari Selasa, 15 Desember 2020. Namun, menurut pengakuan Ilda aduannya tidak ditanggapi.
"Aduan saya tersebut tidak di tindaklanjuti dengan alasan yang tidak saya faham," kata Ilda.
Dengan wajah berurai air mata, ibu yang terpisahkan dari anaknya ini meratap dan mempertanyakan keadilan hukum. Dia merasa tidak ada kepastian hukum atas pengaduan yang disampaikan kepada Polres halsel, karena menurutnya Rusli sang suami telah melanggar kesepakatan yang pernah dibuat bersama di Polres Halsel.
Padahal dalam surat kesepakatan yang mereka buat disebutkan bahwa jika Rusli melanggar kesepakatan bersedia diproses hukum.
"Dimana keadilan hukum atas hak dan kewajiban saya selaku orang tua dari anak, dimana hak anak untuk diasuh oleh ibunya yang masih dibawa umur," ujar Ilda sambil berurai air mata.
"Saya berharap, semua pihak yang mendengarkan jeritan saya dalam mencari keadilan hukum untuk saya dan anak saya, agar dapat menunjukkan kepada saya, dimana keadilan hukum itu saya dapat, demi masa depan saya dan anak saya," ucap Ilda bertanya.
Sementara itu, awak media Tribuananews pada Selasa (22/12/2020) mencoba konfirmasi dengan petugas kepolisian di Polres Halsel yang menerima pengaduan Ilda, namun belum sempat bertemu.*
Laporan : Ade Manaf

