masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Parigi Moutong - SMAN 1 Torue Kabupaten Parigi Moutong sedang melaksanakan ujian semester ganjil dengan menerapkan metode shift atau bergiliran dalam pelaksanaannya, yang dimulai dari tanggal 1 Desember hingga 8 Desember 2020.
Metode tersebut digunakan untuk mempermudah pengawasan, sekaligus upaya penerapan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah kehadiran siswa disekolah.
"Memang dalam masa pandemi sebagian pembelajaran dilakukan secara daring, tetapi sekolah akan mengharuskan siswa mengikuti ujian semester secara tatap muka di sekolah.
"Ujian semester kali ini berbeda dengan sebelumnya," ungkap kepsek SMAN 1 Torue Drs. Mustafa kepada media ini (5/12/2020).
Dia mengatakan penerapatan shift juga sebagai upaya pencegahan covid 19. Sebab dengan membatasi jumlah kehadiran siswa saat ujian dapat mencegah kerumunan antar siswa diarea sekolah, serta tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
Mustafa menambahkan, adapun jadwal ujian siswa yang sudah berlangsung 5 hari ini secara shift untuk kelas I dengan jumlah 22 rombongan belajar dari pagi jam 7.30-10.00, di lanjutkan kelas II 18 rombel pukul 10.10- 12.00, dan kelas III sebanyak 20 rombel jam 13.00-15.00. Untuk keseluruhan kelas diisi 17 peserta ujian dalam satu ruangan, dengan dua mata pelajaran dikerjakan oleh siswa perharinya.
"Untuk ujian tatap muka merupakan hasil kesepakatan antara pihak sekolah dan orang tua siswa serta mendapat persetujuan dari dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulteng dengan pengecualian apabila status zona hijau di Kabupaten Parigi Mautong dinyatakan merah, maka seluruh sistem pembelajaran disekolah akan dihentikan serta mengunakan pembelajaran daring," terang Mustafa. *
Laporan : Agus


