masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Masohi - Dalam Rangka memperingati hari jadi Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Yonif 731/Kabaresi, Cabang X Brigif 27 Nusa Ina, PD XVI/ Pattimura, mengadakan penyuluhan kesehatan dengan tema ''Kanker Rahim dan Kanker Serviks", bertempat di Aula Yonif 731/Kabaresi di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.
Hal ini di sampaikan oleh Staf Penerangan Batalyon Infanteri 731/Kabaresi, Letda. Inf. I Putu Wira Yuda Pratama kepada Tribuananews melalui Whatsapp pribadinya pada, Kamis (17/12/2020).
Letda. Inf. I Putu Wira Yuda Pratama menyatakan, bahwa adapun kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah terdiri dari, Kesmas Hani Salampessy, SKM, MKM, Kasi P2M Pattimura dan Keswa Umar Pawae, S.Sos serta Kasi Gizi, KIA Yulianti. E. Tahapary, S.ST.
I Putu Wira Yuda Pratama menambahkan bahwa yang menjadi moderator pada kegiatan tersebut Letda. CKM. dr. Ario Kadar Suryo, kemudian 40 orang Persit Kartika Chandra Kirana dan 10 orang Bhayangkari Cabang Maluku Tengah.
Menurutnya, berdasarkan penjelasan dari Hani Salampessy, SKM, MKM, bahwa kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7 %, disebabkan oleh human papilloma virus (HMV) onkogenik yang menyerang leher rahim.
Kemudian human papilloma virus (HMV), merupakan penyebab utama pada 70 % kasus kanker serviks di dunia.
Perjalanan dari infeksi (HPV) hingga menjadi kanker serviks dengan memakan waktu yang cukup lama, yaitu 10-20 Tahun.
Namun proses penginfeksian inilah yang seringkali tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV, kemudian menjadi pra-kanker yang sebagian besar berlangsung tanpa gejala.
Kata Letda Inf I Putu Wira Yuda Pratama, bahwa Hani Salampessy menegaskan, untuk pencegahan sekunder terhadap kanker serviks, hendaknya para wanita rajin melakukan skreaning papsmear.
Selain itu Salampessy juga menjelaskan bahwa ada beberapa tips sehat untuk mencegah kanker serviks antara lain:
Dengan rajin menjaga organ kewanitaan, dengan menghindari pembalut yang mempunyai kwalitas rendah, vaksin anti kanker serviks serta deteksi organ intim secara dini dan berskala.
Kemudian dengan melaksanakan sosialisasi ini, kata staf Penerangan Batalyon Infanteri 731/ Kabaresi yang berslogan 'Hantu Seram' ini, Letda Letda. Inf. I Putu Wira Yuda Pratama menyatakan bahwa peserta sosialisasi diharapkan dapat memahami pendistribusian pengetahuan tentang kanker serviks kepada keluarga terdekat serta masyarakat umumnya, lebih khusus pada lingkungan disekitar kita berada
Diakhir penutup, ia juga menyampaikan bahwa peserta sosialisasi ini untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes), untuk menjaga dan menghindari adanya Virus Corona Disease 2019 atau sebutan Covid-19. Semoga kita secepatnya keluar dari persoalan yang sedang melanda Negara kita ini termasuk kita di Provinsi Maluku.*
Laporan : Ajid Tomagola
Sumber : Penerangan Batalyon Infanteri 731/ Kabaresi




