• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kunjung PBNU ke Kabupaten Kepulauan Aru di Penghujung Tahun 2020

    31/12/20, 16:38 WIB Last Updated 2020-12-31T09:38:15Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di penghujung akhir tahun 2020, berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.

    Kunjungan tersebut   terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kepulauan Aru bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat tentang bagaimana cara untuk memakmurkan Masjid atau tata kelola manajemen Mesjid.


    Hal ini di sampaikan Oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Abdul Manan Gani, MA, kepada Tribuananews,di Kantor Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku pada, Ran (30/12/2020).

    KH, Abdul Manan Gani, MA, yang akrab di sapa Kiyai Manan, nenyatakan bahwa dalam kunjungan tersebut ke Kabupaten Kepulauan Aru  ini karena di minta oleh PC NU Kabupaten Kepualauan Aru, sehubungan dengan adanya kegiatan Tahmir Mesjid yang di dilaksanakan oleh PC NU, sehingga kedatangan ke Kabupaten Kepulauan Aru ini adalah salah satu dari program PBNU itu sendiri.


    "Karena ketika kita berbicara tentang penataan manajemen dan sistem komunikasi serta pemanfaatan teknologi informasi saat ini, diperlukan suatu keilmuan yang baik, apalagi ini untuk Manejemen Mesjid, tidak boleh kita lakukan asal kemauan kita sendiri, yang pada akhirnya keluar dari keputusan tentang tata kelola manejemen Masjid itu sendiri," kata Kiyai Manan.


    Kiyai Manan, menambahkan bahwa saat ini digitalisasi pengelolaan dan diseminasi data serta informasi tentang suatu kelembagaan atau organisasi seperti Nahdlatul Ulama harus memiliki penguatan kelembagaan, dalam hal ini manejemen.

    "Karena dengan nanejemen Masjid yang baik, benar dan jelas, Insya Allah akan menghasilkan suatu kemajuan untuk kemakmuran Masjid dan jamaahnya terkhusus kepada lembaga pengurus Masjid itu sendiri. Insya Allah Kabupaten Kepulauan Aru  kedepan lebih baik dari hari ini. Tentang tata kelola nanejemen Masjid menuju kemakmuran Masjid di Kabupaten Kep Aru secara khusus dan Provinsi Maluku pada umumnya," harapnya.

    Kemudian, sambung Kiyai Manan, bahwa disamping kita bicara tentang manajemen Masjid maka tidak terlepas dari strategi.

    "Nah kalau kita bicara strategi maka pertama kita bicara optimalisasi tentang peran dan fungsi sekretariat sebagai tali pusar atau kita sebut dapur organisasi yang dinamis dan responsif terhadap pemanfaatan teknologi informasi, kerjasama pengembangan data dan informasi digital dengan penyedia layanan digitalisasi sehingga melahirkan kehidupan yang kita capai dalam pengelolaan dan pengembangan terhadap jinerja yang ada. Yaitu capaian kinerja kita terhadap manajemen yang kita tarapkan demi kemajuan dan kemakmuran Masjid Se- Kabupaten Kepulauan Aru. Dan Insya Allah PC NU Aru bisa dijadikan contoh bagi semua PC NU di Kabupaten/Kota se-Maluku," ungkapnya.

    Kiyai Abdul Manan Gani, MA adalah salah satu Ketua PBNU yang juga Ketua LTM-NU pada PBNU. Sedikitnya Kiyai menceritakan tentang perjalanan dari Jakarta ke kabupaten Kepulauan Aru.

    Pertama Kiyai transit di bandara Internasional Pattimura Ambon, kemudian lanjut perjalanan ke Kabupaten Kepulauan Aru atau biasa disebut kabupaten penghasil mutiara.

    Begitu sampai di Bandara Aru, Kiyai dijemput oleh Ketua PC NU Kabupaten Kepulauan Aru, Mohammad Djumpa bersama pengurus PC NU dan MWC NU se-kabupaten Kepulauan Aru.

    Begitu besar penjemputan namun tetap saja memperhatikan Protokol Kesehatan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah, sehingga dibatasi untuk penjemputan, hanya beberapa saja yang melakukan penjemputan kedatangan Kiyai Manan.

    Dan pada malam harinya, Kiyai Manan mengisi acara silaturahmi dengan PC NU Kabupaten Kepulauan Aru dan Pemerintah Kabupaten Kepualauan Aru.

    Dalam ceramahnya Kiyai Manan mengingatkan kepada Ketua PC NU dan kepengurusannya serta kepada Lembaga Tahmir Mesjid Se-kabupaten Kepulauan Aru.

    "Terkait memakmurkan Masjid sebagai mana yang di sampaikan awal itu, yaitu kemakmuran Masjid dapat kita lakukan kenapa tidak, yang terpenting adalah kita harus memahami sungguh tentang tata kelola manejemen Masjid itu sendiri dan tidak asal asal, sehingga melahirkan kehidupan kemakmuran Masjid itu sendiri bisa menyenangkan kita semua," jelas Kiyai.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Kepulauan Aru, Mohammad Djumpa, yang juga Ketua PC NU yang didampingi oleh Sekretaris PC NU dan beberapa ulama, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat.

    "Alhamdulillah dan terimakasih yang sebesar besarnya kepada nasyarakat kabupaten Kepulauan Aru, Pemerintah Daerah dan seluruh stockholder, terkhusus kepada Ketua PC NU yang adalah Sekda Kabupaten Kepulauan Aru dan semuanya. Semoga Allah SWT, memberikan kekuatan kesehatan lahiriyah, batiniyah dan umur panjang, sehingga diakhir tahun ini 2020 dan Insya Allah besok sudah tahun baru 01 Januari 2021. Sehingga kita jadikan tahun 2020 sebagai bahan referensi menuju yang lebih baik," ujarnya.

    Selain di kabupaten Kepulauan Aru, Kiyai Manan, sempat melakukan silaturahmi dengan Ketua PWNU Maluku H. Karnussa Serang, S.Fil, M.Fil dan Rektor IAIN Ambon DR. Djainal Rahawarin, M.Si, dan
    Sekretaris PWNU Maluku Abd. Hamid Umakapa, S.Ag, Ketua PC NU Kota Ambon Ustadz Drs. Husen Sahiri dan beberapa pengurus NU Maluku bertempat di kantor Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku, Jalan Jenderal Sudirman no, 25 Ambon.

    Selain Kiyai Manan Silaturahmi dengan PWNU Maluku , ditempat yang sama, jetua dan pengurus serta Dewan Pembina Lesbumi NU Maluku bersama Ibu ibu Pengurus muslimat NU Maluku, melakukan silaturahmi dan joordinasi serta konsultasi tentang Lembaga dan Banom NU yang ada di bawah komando PWNU Maluku.

    Diakhir penutup, Kiyai Manan berharap kepada semua baik Banon maupun lembaga untuk bersabar.

    "Insya Allah kita sehat wal'afiat semua dan semua masukan akan disampaikan dalam rapat rapat harian PBNU pada tahun 2021 mendatang," tutup Kiyai.*

    Laporan : Ajid Tomagola
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan