masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Labuhanbatu Selatan - Komisi pemilihan umum (KPU) Labuhanbatu selatan gelar debat publik kedua calon bupati dan wakil bupati kabupaten Labuhanbatu Selatan tahun 2020 di conventional hall sudimampir blok songo pada, Rabu (2/12/2020).
Debat kedua kali ini dengan tema "membangun Labuhanbatu Selatan yang maju dan sejahterah ditengah persoalan daerah dimasa pandemi dan debat dipandu oleh moderator Febrina Permata dan Hendra Pulungan.
Pembukaaan debat publik kedua ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya serta dibuka dengan doa yang dibacakan ustadz Muhammad Fajar dan debat publik calon bupati dan wakil bupati ini berdurasi selama 120 menit terdiri dari 6 sagment.
Tujuan dari debat publik tersebut adalah untuk pemilih menentukan pilihannya siapa yang memiliki kapasitas menjadi pemimpin.
Tim penyusun pertanyaan materi dalam debat publik ini adalah : DR. Maraimbang, ma dekan fakultas ilmu sosial Sumatera Utara, DR. Muhammad Taufighurrahman, SH, MA dosen pasca sarjana ilmu hukum universitas Darmawangsa, DR. Marla Hutaheann, M,Si, ketua program studi magister ilmu administrasi pasca sarjana universitas HKBP Bomensen medan, dan DR. Junita dosen universitas Labuhanbatu
Ketua KPU Labuhanbatu Selatan Efendi Pasaribu ketika dikonfirmasi menjelaskan, "Hari ini KPU Labuhanbatu Selatan melaksanakan debat publik ke dua dengan tema membangun Kabuhanbatu Selatan yang maju dan sejahtera ditengah persoalan daerah dimasa pandemi," jelasnya.
"Debat kedua ini kita laksanakan ditempat ini sama dengan debat yang pertama cuma beda streaming live tv dan siaran tunda, kalau yang pertama Efarina tv dan yang kedua ini inews tv serta debat ini telah sesuai dengan protokol kesehatan sesuai dengan pelaksanaan debat pulik yang diatur di PKPU," tutupnya.
Berdasarkan pantauan awak media, debat publik calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu Selatan ini di hadiri 4 pasangan calon yaitu paslon 01 NURI, paslon 02 ASLI, paslon 04 MANDIRI, Paslon 05 MARI sedangkan paslon 03 BERHASIL tidak hadir dalam debat tersebut.*
Laporan : Rindu Sitompul

