TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Saat melintasi jalan lintas Nasional Meulaboh - Tapaktuan dikawasan Desa Babah Dua Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya terlihat ada pengerjaan proyek diduga ala Siluman.
Proyek tersebut tidak diketahui asal - usulnya, berapa nilainya, dan siapa pemiliknya oleh publik terutama pengawas anggaran dan pembangunan milik Negara.
Direktur Eksekutif Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin menyebutkan pembangunan proyek berbentuk saluran air lintang jalan diduga dibangun dengan uang pribadi pelaksana karena tidak ada tanda - tanda apapun bahwa proyek tersebut menggunakan anggaran Negara.
"Bangunan fisik tersebut tidak memasang papan informasi proyek sesuai Undang - undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, dimana setiap penggunaan anggaran Negara terutama bidang bangunan fisik dilaksanakan pihak ketiga", sebut Nasruddin kepada media Tribuananews.com, Minggu (13/12).
Sepertinya, nilai Nasruddin pemasangan papan informasi terkesan sengaja tidak dipasang agar tidak diketahui oleh publik transparansi proyek tersebut sehingga ada indikasi dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunannya.
"Ini jelas dugaan mengabaikan peraturan UU telah diatur Negara untuk keterbukaan informasi publik oleh pihak rekanan pelaksana, bahkan proyek ini terkesan kurang pengawasan oleh pengawas ditunjuk Negara", jelasnya.
Nasruddin meminta kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) selaku yang menjadi satker proyek tersebut untuk menegur rekanan pelaksana sepertinya terkesan sengaja melanggar peraturan Negara tersebut.
Pengawas dari rekanan pelaksana proyek tersebut dipanggil namanya Said berdomisili di seputaran Lama Inong Aceh Barat Daya tidak bersedia menjawab konfirmasi dari pihak media Tribuananews.com via telepon seluler.
Saat pihak media ini mendatangi lokasi pekerjaan proyek tersebut hari Jum'at tanggal 6 November 2020 pengawas tidak berada dilokasi proyek. Informasi dari pekerja dan pihak keamanan disekitar lokasi pengawas pulang ke kediamannya
Sementara tim Konsultan dan pengawas dari Dinas PU juga tidak berada dilokasi proyek, hanya para pekerja terlihat sedang mempersiapkan mal untuk pengecoran lantainya. Pihak media ini saat mengambil photo dokumentasi pada Sabtu tanggal 12/12/2020 pukul 20.00 wib juga belum terlihat adanya papan informasi proyek terpasang.*
Lsporan : Ediwan Kunaidi
Editor : Syahrudin AP




