• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dialog Kebangsaan dan Kebhinekaan Demi Mewujudkan Maluku Rukun, Toleransi dan Damai

    23/12/20, 14:55 WIB Last Updated 2020-12-23T11:37:42Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
            Foto : Kemenag Provinsi Maluku 

    TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, melaksanakan kegiatan dialog Kebangsaan dan Kebhinekaan dalam mewujudkan Maluku yang rukun, toleran dan damai menuju Indonesia maju. 


    Hal ini di sampaikan oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Jamaludin Bugis, S.Ag, dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Senin, (21/12/2020), bertempat di Aula, Lt.3, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku.


    Dalam sambutannya Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, menyatakan bahwa, "kegiatan ini memiliki arti penting dan strategis untuk membangun kerukunan umat beragama di Provinsi Maluku, terlebih disaat bangsa Indonesia saat ini mengalami ujian yang dapat mengganggu rasa dan jiwa persaudaraan di Bumi Tanah Para Raja ini," sambut Kakanwil. 


    Untuk itu, Kakanwil menyampaikan bahwa kegiatan dialog ini idealnya dapat dijadikan sebagai momentum sekaligus forum yang bermanfaat untuk berdialog bertukar pikiran sebagai upaya membangun kehidupan dan kerukunan umat beragama yang lebih baik di negeri yang kita cintai ini.


    "Substansi dari rasa kebangsaan dan Kebhinekaan adalah kesadaran untuk bersatu ditengah perbedaan suatu bangsa, karena rasa kesamaan dan kepentingan demi masa depan Indonesia, terkhusus di Provinsi Maluku, karena rasa kebangsaan dan kebhinekaan merupakan perekat yang mempersatukan sekaligus memberi dasar kepada seluruh masyarakat untuk memahami jati diri bangsa," ungkap Kakanwil.


    Menurutnya, sebagai leading sector, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku bahwa, saat ini konsen mengembangkan program moderasi di seluruh kota kabupaten di Provinsi Maluku, maksud kakanwil moderasi beragama bukanlah upaya untuk mengubah ajaran Agama, bukan pula untuk melakukan degradasi terhadap praktik praktik keagamaan akan tetapi moderasi beragama justru mempraktikkan cara beragama yang kaffah, dengan mengamalkan pada tiga tingkatan yaitu, ukhuwwah diniyah, ukhuwwah wathaniyah dan ukhuwwah insaniyyah.


    Perlu diketahui bahwa harmonisasi sosial dan solidaritas masyarakat Maluku adalah dua kebutuhan yang bersifat urgen saat ini. Sehingga kita harus menanamkan komitmen berdiri dan melangkah bersama memajukan pembangunan di Maluku, sehingga dua kebutuhan ini tidak boleh lagi di tawar tawar oleh garis kepentingan golongan atau separatis apapun dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


    Hadir dalam kegiatan ini, Kodam XVI/Pattimura, diwakili oleh Kolonel, Arm. Safrudin, S,Sos, M.Si, Pa. Ahli Pangdam XVI/ Pattimura, Bidang Sosial Budaya, Kombes. Pol. Andy Ervin, S.I.K, M.H, Dir.Binmas Polda Maluku, Mayor Inf. Jayadi, S.Ag, M.Si, Kasibin rohis Bintaldam XVI/Pattimura, Kandepag Kota Ambon, Para Kepala Bidang dan Kepala Seksi Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Para Kepala Sekolah Madrasah, Mts dan MA yang ada di Kota Ambon.


    Pelaksanaan kegiatan dialog kebangsaan dan kebhinekaan ini di ikuti oleh seluruh Kandepag Kementerian Agama Kabupaten/ Kota Se- Maluku dengan dua fase yaitu zoom online dan tatap muka, dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes), guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


    Diakhir penutup, Kakanwil, berharap kegiatan seperti ini kita jadikan sebagai program merawat persatuan sekaligus suatu gerakan membangun Maluku yang harmonis, rukun, toleran dan damai serta kita menjadikan Negeri Tanah Para Raja ini (Maluku) sebagai kiblat pembangunan kerukunan umat beragama untuk kemajuan Indonesia tercinta.


    Laporan : Ajid Tomagola

    Sumber  : Kemenag Provinsi Maluku

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan