masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Camat Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya Aceh meminta kepada seluruh kepala Desa yang punya Tempat Pengajian Agama (TPA) Inti untuk tahun depan 2021 diwajibkan mencari guru pengajian yang ahli kaligrafi.
Perihal tersebut diucapkannya dihadapan para Kepala Desa (Kades) dalam acara penutupan Musabaqah tilawah qur,an (MTQ) Mini TPA inti RAUDHATUL FATA Desa Ujong Krueng bertempat dihalamam Masjid Baitul Kiram Desa setempat, Selasa (22/12).
Guna dan mamfaat guru ngaji kaligrafi di setiap TPA Inti, sambung Camat Tripa Makmur dapat menunjang inspirasi generasi akan arti seni dalam islam itu sendiri selama ini hanya diutamakan guru ngaji tajwid, khusus mempertajam bacaan panjang pendek dalam membaca Alqur,an dan hafizd dalam hafalan ayat ayat suci Al-Qur,an saja.
"Sememtara kaligrafi juga termasuk kurikulum pengajian disetiap TPA Inti diseluruh Kabupaten Nagan Raya ini perlu diingat bersama jntuk ditempahnya anak - ansk sejak usia dini dalam menuntut ilmu itu sangat penting apalagi menyangkut pemdidikan Agama Islam", tegas Camat Rajab Sumitro, SH.
Kehiatan MTQ telah kita lakukan ditingkat Desa, tambah Camat Rajab Sumitro maka untuk tahun depan pemerintah Kecamatan juga akan mengadakan MTQ ditingkat Kecamatan. Dapat dipastikan pesertanya bibit - bibit dan kader terbaik dari TPA - TPA Inti tingkat Desa.
"Kepala Desa dan Ketua Guru pengajian diseluruh TPA se - Tripa Makmur dapat bekerja sama untuk memacu mempertajam kurikulum pengajian, meliputi Tilawah, Hafidz, dan Kaligrafi, ketiga mata pelajaran utama ini diwajibkan ada guru khusus", jelasnya.
Mengapa ini kita pertegas, helas Camat Tripa Mskmur? karena Nagan Raya ber - Motto "Agama Tapekeung Budaya Tajaga". Motto tersebut harus kita junjung tinggi dan laksanakan sebagai ciri khas Nagan Raya.*
Laporan : Sofyan
Editor : Stahrudin AP

