• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Apel Gabungan Kodim 1509/ Labuha, Persiapan Pengamanan Pilkada Halsel

    07/12/20, 17:28 WIB Last Updated 2020-12-07T10:28:27Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Menjelang hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel ) Provinsi Maluku Utara, Kodim 1509/Labuha telah menggelar Apel gabungan dalam rangka pengamana pilkada, bertempat di depan Makodim Jalan Sapta Marga Deaa Makian Kecamatan Bacan, Senin ( 07/12/2020 ) pukul 11.40 WIT.

    Apel Lawas Pilkada Koopspam XVI/ Pattimura untuk wilayah Kodim 1509/ Labuha tersebut, diambil alih oleh Pamen Ahli Kodam Kolenel Inf. Budi Utomo, dengan diikuti oleh personel Kodim 1509/Labuha, Kompi Raider Sus 732 Banau dan Susdepom Labuha yang -+ 100 orang.

    Pamen Ahli Kodam XVI PTM selaku koopspam XVI PTM wilayah Kodim 1509/ Labuha dalam sambutannya mengatakan, pada saat hari pungutan suara tanggal 9 Desember 2020, nanti, kita angkatan darat atau warga Kodim 1509/ Labuha harus menjaga netralitas TNI, karena semua sudah di atur oleh Pimpinan.

    "Kalau ada anggota yang tidak netral akan di laporkan. Karna biila TNI tidak netral, siapa yang akan amankan, kalau terjadi sesuatu selama proses Pilkada berlangsung," kata Budi Utomo.

    Terkait protokol kesehatan, lanjut Budi, dimasa Covid-19  ini kita wajib memberi contoh kepada masyarakat. Jangan kita anggota TNI takut pake masker hanya karena takut perintah Pimpinan. Pada intinya jaga jarak, pake masker dan mencuci tangan.

    Sementara itu sambutan dari Dandim 1509/Labuha Letkol INF Untung Prayitno S,IP M,Han mengatakan, Apel siaga ini diminta kerahkan kekuatan dari pom dan kompi Raide sus 732 Banau. 

    "Kita TNI harus solit dan kompak di mana kita berada dan jangan sampai salah lirik. Apel gabungan ini juga adalah wujud silahturahmi kita semua," kata Dandim.

    Terkait netralitas dalam pilkada, terang Dandim, kita selaku TNI sudah diatur. TNI tidak boleh mengerahkan alusista untuk mendukung salah satu partai atau kandidat.

    "Contohnya menumpangi pada masyarakat yang agak jauh dari tempat TPS, jangan sampai ada dipolitisir oleh media masa, bahwa TNI mendorong, membantu dan mendukung salah satu paslon," ungkapnya.

    Dandim menambahkan, pada tanggal 9 harus hadir pagi pukul 08.00. sampai tanggal 10 Desember baru kembali. Namun apabila situasi yang diperlukan, maka disiagakan selama 3 hari sampai tanggal 13 Desember.

    "TNI sifattnya membackup dan memperkuat kepolisian, bila diperlukan bantuan, kita kerahkan anggota," pungkasnya.*

    Laporan : Ade Manaf
    Sumber : Pendim 1509/Labuha
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan