masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli Selatan - Untuk membackup jika terjadi sesuatu ketika melakukan pelatihan dan on the job training, Kepala UPT BLK Tapsel M. Hasan PH. Dalimunthe memasukkan peserta pelatihan menjadi anggota Jamsostek.
Tidak dipungkiri resiko kecelakaan yang bakal terjadi di beberapa peserta BLK saat mengikuti pelatihan. Peserta pelatihan yang melakukan pelatihan di BLK pasti mempunyai asuransi baik selama satu bulan atau lebih.
Demikian dikatakan Kepala UPTD BLK Tapsel, Hasan P Dalimunthe kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (17/11). Dikatakannya, Sebanyak 64 orang peserta pelatihan dari berbagai jurusan ikut menjadi anggota BPJS ketenaga kerjaan.
"Dengan kerja sama BPJS ini, peserta bisa mendapat perlindungan secara utuh. Tidak hanya saat melakukan pelatihan di BLK, tetapi bisa juga mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan ketika sudah bekerja di perusahaan atau bekerja dirumah,” sambungnya.
Menurutnya risiko untuk para peserta disini sangat tinggi terutama yang jurusan las. Karena bisa jadi terjadi koslet listrik, atau bahaya lain sebagainya makanya kita masukkan peserta ke BPJS" ujarnya.*
Laporan : Ibnu Saad



