TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Nama Iptu Siswandi tidak asing bagi masyarakat di Kabupaten Probolinggo, terutama para tokoh agama. Sosok Perwira Polisi dengan pangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu-red) ini dikenal sifat dan sikapnya yang humanis dan religius.
Dalam bincang santainya, pria jebolan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun 2015 ini mengatakan, hidup hanya sekali, namun ada hidup kedua untuk mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan manusia kelak.
"Manusia itu harus tahu dan mengerti tentang arti dan makna hidup yang sebenarnya sesuai aturan hukum agama dan hukum pemerintah, biar hidupnya ada guna dan manfaat bagi sesama," kata Iptu Siswandi mengawali bincang santainya dengan wartawan Tribuananews, Kamis (12/11/2020) pagi.
Menurutnya, hal yang sangat merugi ketika manusia pakai pola hidup semaunya saja, tanpa mengikuti kaidah yang berlaku, maka tak ada bedanya antara manusia dengan hewan.
Berbicara jabatan yang di sandang saat ini, ia menjabat sebagai KBO (Kepala Urusan Pembinaan Operasi) Satlantas Polres Probolinggo, yang bertanggung Jawab kepada Kasat Lantas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
"Jabatan ini hanya amanah, suatu saat nanti akan di cabut lagi dan dimintai pertanggungjawaban oleh yang memberi amanah, makanya berupaya maksimal untuk menjaga amanah ini dengan baik," terangnya.
"Kita ciptakan hidup dengan pendekatan agama, menerapkan norma norma agama, insyaallah, terciptanya negara dan bangsa Indonesia yang baldatun toyyibatun warabbun ghofur bisa terwujud," pungkasnya.
Laporan : Taufiq


