• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ini Paparan Visi Misi Strategis Paslon Nomor Satu Dalam Orasi Politik Hamulian, S.P

    10/11/20, 22:28 WIB Last Updated 2020-11-10T16:00:05Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Rokan Hulu - Paslon Cabup-Cawabup Rokan Hulu (Rohul) nomor urut 01 H. Hamulian - M. Sahril Topan dinilai pasangan yang tepat untuk menentukan arah kebijakan strategis pembangunan di Negeri Seribu Suluk, karena tak memiliki beban politik serta latar belakangnya yang cukup bersih dan elegan.


    Dalam beberapa tempat, orasi politik yang disampaikan Cabup Rohul H. Hamulian, S.P. ialah, jika rakyat memberikan amanah kepadanya memimpin Rohul, keduanya bertekad akan mengoptimalkan semua sektor potensial untuk menjadikan Kabupaten Rohul lebih baik.


    "Semua kebijakan strategis dari pemerintah itu harus tersistematis dan terstruktur, konsepnya bagaimana potensi itu dimaksimalkan," katanya.


    Potensi terbesar Kabupaten Rohul adalah bidang perkebunan kelapa sawit. Menurutnya, bagaimana seorang pemimpin itu berkomunikasi dan berkolerasi, investasi aman, kepentingan masyarakat pun terakomodir dengan baik, termasuk potensi-potensi tenaga kerja dalam perusahaan tersebut.


    Secara teknis misalkan, sambung H. Hamulian, untuk kepentingan masyarakat, mengenai harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, bagaimana harga sesuai ketetapan pemerintah sesuai di tingkat petani, sehingga tidak ada perbedaan.


    "Maka harus ada pengoptimalan kinerja satuan pengawas harga yang mengevaluasi setiap hari, baik itu di PKS dan Veron," lanjutnya.


    Tidak itu saja, Hamulian juga menyampaikan, untuk yang peremajaan kelapa sawit, jika dirinya bersama M. Sahril Topan, S.T. di percaya masyarakat akan membuat program subsidi bibit berkualitas.


    Kemudian dalam hal pelayanan kesehatan, jika selama ini belum optimalnya terlaksana, maka setelah mendapat amanah dari rakyat, pihaknya kan merubah pelayanan puskesmas-puskesmas itu bisa lebih baik.


    "Bagi kami kesehatan itu layanan kemanusiaan, harus menjadi prioritas, puskesmas harus berfungsi dengan baik, tersedia dokter yang handal untuk menangani masyarakat," urainya.


    Bahkan sambungnya, di setiap Kecamatan ada Ambulance Emergency, jika ada hal yang bersifat darurat di masyarakat, bisa menghubungi kotak layanannya, gratis dan akan dibiayai pemerintah.


    Sedangkan bidang pendidikan, jelas Hamulian, Pendidikan Agama, untuk program MDA-MTDA, jika dirinya bersama M Sahril Topan dipercaya dan dikehendaki Allah SWT memimpin Kabupaten Rohul ini.


    "Maka murid-murid MDA-MDTA akan belajar  gratis, kemudian guru gurunya akan digaji setara dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Rokan Hulu," urainya.


    Dijelaskannya, pendidikan itu prioritas. Selain memperkuat lembaga-lembaga pendidikan, termasuk guru-guru harus dikelola secara baik, menempatkan sesuai dengan bidang ilmunya, sehingga melahirkan murid-murid berkualitas.


    "Khususnya mengenai sekolah-sekolah, tenaga pendidik hanya kepala sekolah yang PNS, ini menjadi pemikiran dan membutuhkan tindakan nyata dalam menata aparaturnya," paparnya.


    Kemudian, Bidang Administrasi Kependudukan (Adminduk), jika selama ini, kata Hamulian terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).


    "Maka setelah kita menang akan digeser ke Kecamatan selesai dalam sehari, jadi masyarakat yang mengurus KK, KTP dan Adminduk lainnya, cost akan lebih sedikit, karena tak harus bolak-balik ke Kantor Disdukcapil," tambahnya.


    Sedangkan, untuk konteks pluralisme, ia mengibaratkan Rokan Hulu bagaikan sebuah taman, jika ditumbuhi beraneka ragam  bunga-bunga, tentu akan lebih indah di pandang.


    "Rokan Hulu ini multi etnis, suku, agama, tradisi, adat, budaya dan lainnya. Maka keberagaman itu harus dipelihara, agar bisa saling berdampingan, sehingga tercipta indahnya rasa persatuan dan kesatuan," bebernya.


    Kita di sini ada Batak, Melayu, Jawa, Nias, Minang, Aceh dan minoritas lainnya. Kami tidak akan ada membedakan-bedakannya. Kita pastikan semua terakomodir dengan baik, mari bersatu membangun Rokan Hulu lebih baik," tuturnya.


    Selanjutnya, dalam bidang hukum, Cabup Hamulian mengutip ungkapan sifat manusia salah dan lupa. Maka, jika nanti masyarakat berhadapan dengan hukum akibat kesalahannya.


    "Kita akan sinergi dengan unsur terkait, termasuk kita akan adakan penasehat hukum di setiap Kecamatan, jika ada masyarakat yang bermasalah dengan hukum, bisa menghubunginya, itu gratis dibiayai pemerintah pendampingannya," terangnya.


    Kemudian untuk infrastruktur, tambahnya, ia akan memprioritaskan hal yang sifatnya berefek pada potensi-potensi peningkatan ekonomi masyarakat serta sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).


    "Insha Allah akan kita siapkan infrastruktur yang handal, karena kita sudah membangun komunikasi strategis dengan pihak Pemerintah Pusat dan Provinsi, kita tidak bisa stagnan seperti ini, harus bergerak," ucapnya.


    Karena saya dan M. Sahril Topan tinggal di Rohul dan orang Rohul, semua yang kami perbuat itu tentu untuk kebaikan masyarakat Rohul sendiri," paparnya.


    Selain itu, potensi strategis lainnya yang membuat hati Hamulian merasa teriris, sebab Rohul yang dikenal dengan sebutan Negeri Seribu Suluk, dirinya tidak mau jika itu hanya tinggal nama.


    "Karena minimnya perhatian terhadap komunitas Suluk ini, baik infrastruktur dan pembinaannya khususnya generasinya. Maka tak ada cara lain, kita harus bersatu, agar dinamika ini bisa dicarikan solusi strategis," pungkasnya.


    Berikutnya, kita juga akan menggaji para Imam-Imam Masjid dengan layak. Kemudian  Syiar Islam itu harus bergema, begitu juga dengan agama lainnya, jadi penganut yang benar pada agama masing-masing," imbuhnya.


    Sebenarnya, kata Hamulian, semua misi dari calon itu bagus, sebab disusun akademisi, tapi yang jadi persoalan selama ini komitmen untuk menjalankannya, sehingga terlaksana secara adil dan merata.


    "Kita sudah lihat kenyataan yang ada, kemudian saya bersama M Sahril Topan berkomitmen untuk merealisasikan itu. Kuncinya, seluruh masyarakat Rohul harus bersatu, kita buktikan mana yang lebih baik," tutupnya.*


    Laporan : Roin 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan