TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Terkait pencalonan diri sebagai bakal calon (balon) Bupati Nagan Raya periode mendatang dari Partai Aceh (PA), Zaini akrab disapa Mantri Doi berikan pernyataan bagi para kader partai yang lahir dari eks pejuang Aceh tersebut.
Hal tersebut didasari munculnya isu adanya beberapa kader Partai Aceh yang berniat mencalonkan diri sebagai balon Bupati Nagan Raya periode mendatang, ini kata Mantri Doi melalui juru bicaranya AF Saifundi, S.E kepada media Tribuananews.com, Selasa (27/10).
"Zaini alias Mantri Doi selaku salah satu kader PA wilayah Nagan Raya tetap mencalonkan diri sebagai balon Bupati Nagan Raya periode mendatang dengan niat meneruskan amanat perjuangan Aceh dengan program - program diamanatkan oleh geunareh Indatu serta cita - cita Wali Nanggroe", sebut Saifundi.
Saifundi menyampaikan program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjangnya bahkan telah dilaksanakannya dari sejak tahun 2004 hingga saat ini diantaranya membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, penyandang disabilitas, dan sunat massal bagi anak yatim, terutama anak keluarga eks korban konflik.
"Jika ada calon lain untuk Partai Aceh yang memiliki dan mau menjalankan program mensejahterakan masyarakat Nagan Raya sesuai amanat UUPA diantaranya dibidang kesehatan pengobatan gratis bagi masyarakat miskin, anak yatim, dan penyandang disabilitas seperti kami lakukan secara nyata mulai dari sekarang, bukan hanya janji politik saja, maka Mantri Doi siap mengundurkan diri dari balon Bupati melalui PA", jelasnya.
Saifundi menerangkan, rencana pencalonan Mantri Doi sebagai balon Bupati Nagan Raya juga atas permintaan Mualem Muzakir Manaf untuk melanjutkan program kerja serta cita - cita PA sesuai amanat Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki tertuang dalam Undang - undang Pemerintahan Aceh (UUPA).
"Selain kesehatan, kami juga akan jadi ayah angkat bagi anak - anak eks korban konflik, anak- anak fakir miskin, anak yatim, dan anak - anak dari keluarga disabilitas mendukung keberlangsungan kehidupan ekonomi, pendidikan , dan kesehatan bagi mereka. Ini bukan hanya janji politik tetapi nyata kita laksanakan", paparnya.
Mantri Doi berharap kepada seluruh kader Komite Peralihan Aceh (KPA) dan kader Partai Aceh agar memperhatikan dan mempertimbangkan pernyataan saya terkait program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang PA dan amanat Wali Nanggroe guna mensejahterakan rakyat Aceh, khususnya di Nagan Raya.*
Laporan : Mahmuddin
Editor : Syahrudin AP


