• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Reuni Kader MWCNU se Kecamatan Krejengan

    25/10/20, 17:32 WIB Last Updated 2020-10-25T10:33:42Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Kader Penggerak Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) mengadakan reuni sebagai wahana silaturahmi antar kader se Kecamatan Krejengan. 


    Acara reuni tersebut bertempat di Pondok Pesantren Subulul Ma'arif, Desa Kamal Kuning Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo.


    Nampak hadir dalam acara tersebut, Ketua MWCNU Krejengan, KH. Basith Badzali, Koordinator Bidang (Korbid) Pengkaderan PCNU Kota Kraksaan, Dr. Abdul Aziz Wahab, S.Ag, Rois Syuriah PCNU Kota Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan, Intruktur Wilayah Jawa Timur KH. Masrullah, Lc., M.A., serta Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Krejengan bidang Radikalisme dan Aliran Sempalan Ustadz Ulumuddin.


    Menurut MWCNU KH. Basith Badzali, setelah pelaksanaan PKPNU di Kecamatan Krejengan, banyak perkembangan dalam segala bidang, karena para kader yang mumpuni dan militan.


    "MWCNU Krejengan menjadi spektakuler dan vioner dalam program Lazisnu dari semua MWC di Kabupaten Probolinggo, bahkan di Probolinggo Raya (Kabupaten dan Kota Probolinggo-red)," kata KH. Basith pada Media Tribuananews, Minggu (25/10/2020) siang.




    Gus BB, sapaan akrab KH. Basith Badzali menegaskan, dirinya yakin, ke depan, dalam satu bulan bisa mendapatkan 100 juta, yang bulan kemarin hanya bisa mendapatkan 50 juta per bulan.


    "Keyakinan kami sangat beralasan, karena kami mempunyai banyak kader NU yang militan. Semoga keyakinan kami bersamaan dengan ridho Allah," imbuhnya.


    Sementara, Korbid Pengkaderan PCNU kota Kraksaan Dr. Abdul Aziz Wahab, M,Ag juga menuturkan, tujuan berkumpulnya para kader untuk bisa digerakkan dan dibariskan serta didisiplinkan.


    "Stop. Berhenti saling menjelekkan antar NU, dan stop prasangka negatif, karena sudah jelas NU di dirikan oleh ulama' yang Allamah dan menjadi organisasi massa islam terbesar di dunia," tuturnya.


    Ditempat yang sama, Rois Syuriah PCNU Kota Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan dalam sambutannya mengatakan, kalau kita sekarang berkumpul memakai pakaian yang seragam.


    "Semoga, keseragaman ini tak hanya di pakaian saja, tapi seragam dalam pergerakan di tubuh NU, sehingga para muassis bangga dan senang melihat kita sekarang," ujarnya seraya membakar semangat para kader NU Kecamatan Krejengan.


    Penutup acara reuni tersebut, KH. Masrullah Lc., M.A. memaparkan, bahwa tahun 2018 pertama kali di Kota/ Kabupaten Probolinggo dikuti oleh 100 ulama' dan kyai. Kita di pengkaderan wajib bersyukur kepada Allah, karena berada di organisasi masyayih yang di ridhoi Allah.


    "Yakinlah, yang ikut NU, Allah yang membangunkan dan yang menggerakkannya. Menjadi kader pilihan Allah yang harus kita syukuri, mengutip dawuhnya KH Zaini Mun'im, siapa hidup di Indonesia tidak berjuang, hanya memikirkan hidupnya sendiri, maka dia telah bermaksiat," pungkasnya.*


    Laporan : Taufiq

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan