masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Berkembangnya Islam di bumi Indonesia tidak bisa lepas dengan tradisi yang sudah melekat terutama di tanah jawa. Contohnya, Tradisi Rebo Wekasan (Hari Rabu di bulan Syafar terahir / pungkasan/ pamungkas, dimana ada history religi yang di yakini sangat bermakna dalam hidup, terutama orang jawa-red).
Hal ini terbukti, berdasarkan fakta yang ada, salah satu lembaga pendidikan Pondok Pesantren Zainul Hasan 2, yang di asuh oleh KH. Muhammad Yusuf Ubaidillah, M.Pd dan di dampingi Ustadz Badrus Sholeh mengajak para santri TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an) dan Santri Madrasah Diniah, nampak hadir juga Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Krucil, Nur Hayati, untuk melaksanakan sholat hajat tolak balak.
Ritual tahunan ini bertempat di Masjid Al-Barokah, Dusun Timur, Desa Tambelang Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo.
"Sengaja kegiatan saat ini dibuat sederhana tidak seperti tahun kemarin, karena dalam situasi Pandemi Covid -19, kami batasi untuk santri TPQ Dan Madin saja, yang biasanya kami mengajak masyarakat untuk mengikuti, sekarang kami hanya menyampaikan lewat media yang ada," tutur KH. Yusuf ketika dikonfirmasi Tribuananews, Rabu (14/10/2020) pagi.
Usai sholat sunnah hajat, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin berjama'ah, dilanjutkan dengan meminum air azimat wifiq sebagai pelengkap wujud ikhtiar tradisi rebo wekasan.
"Ingat,, ikhtiar ritual ini tidak hanya untuk tolak balak saja, namun lebih utamanya yaitu meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah s.w.t, dengan media ini kita berupaya mendekatkan diri kepadaNya," imbuhnya.
Menurutnya, tradisi Rebo Wekasan ini harus ditanamkan kepada generasi muda sebagai tameng keimanan yang mulai tergerus oleh era milenial kebablasan saat ini, khususnya Santri TPQ dan Santri Madin serta para Ustadz Ustadzah.
"Momentum Rebo Wekasan ini juga, mari kita manfaatkan dengan perbanyak shodaqoh berupa hal apapun yang kita mampu sebagai ikhtiar tolak balak, dan semoga kita semua diberikan keselamatan, panjang umur serta barokah hidupnya ke depan," pungkasnya.*
Laporan : Taufiq



